<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="42865">
 <titleInfo>
  <title>MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN PLUMBING AIR BERSIH DAN INSTALASI LISTRIK DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VRESLISAWATI SAGALA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan dunia jasa konstruksi ditandai dengan adanya pembangunan gedung-gedung dan fasilitas yang semakin kompleks.Hal ini membuat para penyedia jasa konstruksi semakin giat menunjukkan kredibilitasnya.Mereka harus mampu membuat perencanaan yang baik dan mampu menghadapi permasalahan yang timbul ketika melaksanakan suatu proyek.Umumnya, permasalahan dalam pelaksanaan berhubungan dengan keterlambatan.Keterlambatan ini mungkin disebabkan karena perubahan desain, pengaruh cuaca, permintaan owner dan kesalahan perencanaan atau spesifikasi.Cara untuk mengatasi keterlambatan adalah dengan mempercepat pekerjaan.Percepatan yang dilakukan mengakibatkan pertambahan biaya.Untuk mengetahui hubungan antara durasi pekerjaan yang dipercepat (?d) dengan penambahan biaya (?c)  yang terjadi maka dilakukan analisis dengan menggunakan analisisTime-Cost Trade-Off. Tujuannya adalah untuk membuat suatu model antara percepatan durasi dengan penambahan biaya pada pekerjaan plumbing air bersih dan instalasi listrik dan untuk mengetahui alasan percepatan oleh kontraktor.Data untuk pengembangan model didapat dari data primer yaitu kuesioner yang disebarkan kepada direktur, manajer dan estimator proyek yang berdomisili di Banda Aceh, dan data sekunder adalah volume dan harga satuan yang didapat dari rencana anggaran biaya (RAB) yang diberikan oleh tiap responden. Data primer dan data sekunder yang didapat masing-masing sebanyak 49 data.Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan durasi normal (Dn) diasumsikan 10 hari.Model yang dihasilkan untuk pekerjaan plumbing air bersih adalah c = 10.162.338,58 -185.663,29d dengan crash duration (Dc) adalah 5 hari. Dengan begitu, percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 5 hari (50% dari durasi normal) dengan biaya tambahan perhari Rp171.370 (2,04% dari biaya normal). Pada pekerjaan instalasi listrik dihasilkan persamaan c = 44.783.490,799-747.851,4248d dancrash duration (Dc) adalah 5 hari. Dengan demikian, percepatan maksimum pekerjaan ini adalah 5 hari (50% dari durasi normalnya). Pertambahan biaya perhari adalah Rp 467.014 (1,24% dari biaya normal).Alasan terbanyak kontraktor mempercepat pekerjaan adalah untuk menghindari kemungkinan perubahan cuaca atau hari-hari besar.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>42865</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 09:58:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 10:18:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>