GAMBARAN INSOMNIA, KECEMASAN DAN HIPERTENSI PADA PEROKOK AKTIF DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN INSOMNIA, KECEMASAN DAN HIPERTENSI PADA PEROKOK AKTIF DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

LISMALINDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1412101010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bahaya merokok bagi kesehatan dapat menyebabkan terjadinya beberapa gangguan kesehatan, diantaranya insomnia, kecemasan, dan hipertensi. Dampak negatif merokok sangat bergantung pada seberapa banyak jumlah rokok yang dihisap perhari dan berapa lama kebiasaan buruk tersebut berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insomnia, kecemasan dan hipertensi pada perokok aktif di Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah populasi yang dijadikan sampel sebanyak 47 perokok aktif usia >18 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku yang meliputi Zung Self Rating Anxiety Scale dan KSPBJ Insomnia Rating Scale yang diterjemahkan oleh Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara terpimpin dan pengukuran langsung. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa insomnia yang dialami oleh perokok aktif sebanyak 24 orang (51.1%) mengalami insomnia ringan, kecemasan yang dialami oleh perokok aktif sebanyak 28 orang (59.6%) mengalami kecemasan sedang dan sebanyak 26 orang (55.3%) tidak mengalami hipertensi. Kesimpulan bahwa merokok dapat menyebabkan insomnia, kecemasan namun pada penelitian ini perokok aktif tidak mengalami hipertensi dikarenakan faktor usia responden yang dominan pada kategori dewasa akhir sehingga hipertensi belum terdeteksi. Diharapkan kepada perokok aktif untuk lebih memperhatikan kesehatannya karena selain menyebabkan insomnia, kecemasan juga berisiko mengalami hipertensi. Rekomendasi kepada puskesmas agar memberikan edukasi atau penyuluhan kepada masyarakat terutama perokok aktif mengenai dampak negative dari merokok yang dapat menyebabkan insomnia, kecemasan dan beresiko mengalami hipertensi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK