Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPEL NON EXAMPEL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 2 SAMPOINIET KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
sutardi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806101040115
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci : penerapan, exampel non exampel, hasil belajar
Model pembelajaran exampel non exampel adalah suatu model pembelajaran yang mengajarkan pada siswa untuk belajar mengerti dan menganalisis sebuah konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran exampel non exampel.; (2) aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan pembelajaran exampel non exampel; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran melalui penerapan model exampel non exampel dalam meningkatkan hasil belajar siswa; dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran dengan penerapan model exampel non exampel. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMA Negeri 2 Sampoiniet Aceh Jaya yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari siklus I 30 siswa ada 6 siswa yang belum tuntas hingga siklus terakhir dari 30 siswa hanya 1 siswa yang belum tuntas, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 80% hingga 97%; (2) Aktivitas guru yang dominan muncul adalah guru memberi pretest pada siklus I sebesar 17%, kategorinya kurang sesuai dan siklus II sebesar 11% kategorinya sesuai. Aktivitas siswa yang dominan muncul adalah siswa mendengar penjelasan guru, siklus I sebesar 17% kategorinya sesuai dan siklus II sebesar 17% kategorinya sesuai; (3) Keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran exampel non exampel meningkat dari kategori baik menjadi baik sekali; dan (4) Respon rata-rata siswa 87% mengatakan senang dengan komponen pembelajaran, 99% merasa baru dengan komponen pembelajaran, 88% berminat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya, 84% jelas bahasa yang digunakan guru, dan 92% siswa mengatakan dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran exampel non exampel.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE DEMONSTRATION DENGAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 1 SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG (Lina Tusyifa, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES DENGAN RNKONVENSIONAL BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM ACEH BESAR (SRI RATNA DEWI, 2015)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 2 KUTA BARO (Arifsah Putra, 2016)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATERI GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES DENGAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS VIII MTSN GLUMPANG MINYEUK KABUPATEN PIDIE. (Nana Risna, 2015)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI PENDUDUKAN JEPANG DAN TOKOH NASIONAL DI KELAS V SDN 69 BANDA ACEH (Desiana Ginting, 2015)