<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="426">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Larutan Klorheksidin Glukonat 0,2% Terhadap Kekasaran Permukaan Resin Akrilik Heat Cured yang Dipolimerisasi dengan Tekanan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samsul Bahri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resin akrilik polymethyl methacrylate (PMMA) jenis heat cured merupakan&#13;
bahan dasar basis gigi tiruan yang sering digunakan. Salah satu cara untuk&#13;
merawat kebersihan gigi tiruan adalah dengan cara merendam dalam larutan&#13;
pembersih gigi tiruan yang mengandung larutan desinfektan. Salah satu bahan&#13;
desinfektan yang sering digunakan adalah klorheksidin glukonat 0,2% telah&#13;
dibuktikan efektif mampu menghambat perlekatan bakteri dengan cepat selama 20&#13;
menit pertama. Resin akrilik mempunyai daya absorbsi terhadap larutan, yang&#13;
dapat menyebabkan terjadinya kekasaran pada permukaan resin akrilik heat&#13;
cured. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekasaran resin akrilik heat&#13;
cured setelah perendaman dalam larutan klorheksidin glukonat 0,2%. Penelitian&#13;
ini menggunakan 6 spesimen resin akrilik heat cured QC-20 yang berukuran 10 x&#13;
10 x 2 mm. Spesimen tersebut direndam dalam aquades selama 24 jam dan&#13;
direndam dalam larutan kloreksidin glukonat 0,2% selama 5 hari pada suhu T =&#13;
25 ±5oC yang mensimulasikan pemakaian selama satu tahun. Pengukuran&#13;
kekasaran permukaan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah&#13;
perendaman dalam larutan klorheksidin glukonat 0,2% dengan menggunakan alat&#13;
Atomic Force Microscopy (AFM). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis&#13;
menggunakan paired t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada&#13;
pengaruh yang signifikan nilai kekasaran sebelum dan sesudah perendaman dalam&#13;
larutan klorheksidin glukonat 0,2%. Dari hasil paired t-test dapat disimpulkan&#13;
bahwa tidak ada pengaruh perendaman dalam larutan klorheksidin glukonat 0,2%&#13;
terhadap nilai kekasaran pada permukaan resin akrilik heat cured yang&#13;
dipolimerisasi dengan tekanan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>ORAL HYGIENE-DESTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KLORHEKSIDIN GLUKONAT</topic>
 </subject>
 <classification>617.601</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-08-15 11:36:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-02-13 12:38:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>