<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="42531">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE GAYA BERAT UNTUK INVESTIGASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN PANAS BUMI IE JU, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AL SHIDA NATUL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian untuk investigasi struktur bawah permukaan lapangan panas bumi Ie Ju Aceh Besar menggunakan metode gaya berat. Nilai percepatan gaya berat diukur mengunakan instrument CG5–Autograf Scintrex. Luas daerah penelitian 450 x 300 meter dan desain lapangan berbentuk grid. Jumlah titik pengukuran sebanyak 58 titik dengan spasi 50 meter. Data percepatan gaya berat di lapangan dilakukan koreksi untuk mendapatkan anomali Bouguer lengkap seperti koreksi pasang surut, koreksi kelelahan alat, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi Bouguer dan koreksi medan. Pada anomali bouguer lengkap dilakukan pemisahan anomali regional dan anomali residual. Kemudian, profil anomali residual dimodelkan dengan pendekatan pemodelan ke depan menggunakan software Grav2DC. Pemodelan struktur bawah permukaan dengan jarak penarikan lintasan sepanjang 400 meter dan kedalaman 300 meter. Hasil model yang didapat menunjukan struktur bawah permukaan terdiri dari 3 lapisan yaitu: lapisan pertama diduga sebagai Breksi tufaan terubah (?= 1.44 gr/cm3) sisipan andesit, lapisan kedua andesit (?= 2.8 gr/cm3) sisipan breksi tufaan dan lapisan ketiga sebagai Breksi vulkanik (?= 2.95 gr/cm3). Hasil pemodelan dan interpretasi menunjukan adanya sesar  normal atau zona lemah di lapangan manifestasi panas bumi. Sesar normal ini diduga sebagai jalur untuk fluida panas keluar ke permukaan.&#13;
Kata kunci : Metode Gaya Berat, Anomali Bouguer Lengkap, Grav2DC, Ie Ju&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>42531</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-03 11:44:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-03 11:46:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>