<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="42407">
 <titleInfo>
  <title>TEKNIK PERAWATAN PASCA OPERASI PROLAPSUS BULBUS OCULI PADA KUCING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FITRI ANGGRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>TEKNIK PERAWATAN PASCA OPERASI PROLAPSUS &#13;
BULBUS OCULI PADA KUCING&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
	Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari teknik operasi enukleasi dalam menangani prolapsus bulbus oculi pada kucing. Prolapsus bulbus oculi ialah keadaan menonjolnya bola mata keluar dari rongga mata karena adanya spasmus dari musculus orbicularis oculi. Berdasarkan pemeriksaan fisik yang dilakukan kucing memiliki berat badan 0,5 kg, dengan suhu 38,4oC. Kedua mata pasien terdapat discharge, palpebra mata terbuka dan tidak dapat menutup lagi, keluarnya bola mata itu disebabkan karena prolapsus bulbus oculi. Berdasarkan hasil pemeriksaan langsung secara inspeksi, pasien didiagnosa mengalami prolapsus bulbus oculi yang disebabkan oleh trauma akibat berkelahi dengan hewan lain atau trauma yang disebabkan oleh benda tajam yang melukai bola mata kanan pasien. Setelah operasi, lindungi luka jahitan operasi menggunakan kasa dan plester. Selama 5 hari pasca operasi, pasien diberikan obat antibiotik berupa amoxicillin dan anti-inflamasi berupa Dexamethasone untuk mencegah terjadinya radang, dan antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder. Injeksi obat suportif dan salep topikal (gentamisin) untuk mempercepat proses penyembuhan luka operasi serta NaCL fisiologis secara oral sebagai pengganti cairan tubuh.&#13;
	&#13;
Kata Kunci : Prolapsus bulbus oculi, Spasmus, Orbicularis oculi.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>42407</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-02 11:57:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-02 12:21:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>