Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
RESPON PEMBACA BERITA MEDIA ONLINE TERHADAP PEMBERITAAN HOAX PADA MASYARAKAT KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR
Pengarang
Zulfahmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110102010021
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini berjudul “Respon Pembaca Berita Media Online Terhadap Pemberitaan Hoax Pada Masyarakat Kecamatan Darussalam Aceh Besar”. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui respon masyarakat pembaca berita media online terhadap pemberitaan hoax. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Uses and Gratifications karena teori tersebut dapat membantu dalam memahami apakah masyarakat sudah memahami tentang bahayanya berita hoax. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam subjek penelitian ini, terdapat 12 informan dari 6 desa yakni, Limpok, Tanjung Selamat, Barabung, Tungkop, Lamduroy dan Lam Ujong. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah pemberitaan hoax di media online. Metode pengambilan data yang digunakan ialah observasi, wawancara serta dokumentasi yang dikumpulkan termasuk juga catatan kecil yang dibuat selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memilih media online untuk penggunaan dan kepuasan media yang mereka pilih daripada media cetak dikarenakan media online lebih efisien daripada media cetak. Semua masyarakat sudah lebih memahami tentang berita hoax. Masyarakat juga sudah mampu mengkritisi berita yang diterima dari media WhatsApp dan secara umum masyarakat telah memiliki sense of check and the balance informasi yang beredar di media online. Dalam merespon berita hoax tersebut, rata-rata masyarakat melakukan klarifikasi terlebih dahulu, hanya saja masih ada masyarakat yang acuh tak acuh dalam mengklarifikasi sehingga dibutuhkan pengetahuan yang lebih tentang berita hoax agar generasi muda menjadi generasi yang berguna dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa sehingga tidak menimbulkan bibit-bibit penyebar berita hoax selanjutnya di masa mendatang. Dan diberlakukannya peraturan UU hukum pidana di Aceh bagi siapa saja yang diketahui menciptakan dan menyebarkan berita hoax agar menimbulkan efek jera kepada si pelaku.
Kata Kunci : Pemberitaan Hoax, WhatsApp, Respon Pembaca.
Tidak Tersedia Deskripsi
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA (BMKG) ACEH DALAM MENGANTISIPASI BERITA HOAX GEMPA ACEH DI ONLINE MEDIA (RACHMAD KURNIAWAN, 2018)
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TENTANG COVID 19 DI MEDIA ONLINE KOMPAS (MALIKUL ADIL, 2023)
FENOMENA PEMBERITAAN HOAX TERKAIT ISU AGAMA (STUDI PERSETERUAN AHOK VS FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM) (Siti Fathia Savitri, 2017)
EFEKTIVITAS PEMBERITAAN MEDIA ONLINE “LINTAS GAYO” TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN DI KABUPATEN ACEH TENGAH
(PENELITIAN PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN LUT TAWAR) (Irma Yunie, 2014)
PEMBERITAAN MUSLIM CYBER ARMY DI MEDIA ONLINE (ANALISIS FRAMING TERHADAP REPUBLIKA ONLINE) (Muhammad Afif, 2018)