MAKNA PESAN VERBAL DAN NONVERBAL DALAM PERTUNJUKAN TARIAN SI DALUPA SEBAGAI BUDAYA ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MAKNA PESAN VERBAL DAN NONVERBAL DALAM PERTUNJUKAN TARIAN SI DALUPA SEBAGAI BUDAYA ACEH BARAT


Pengarang

Cut Mizan Asriadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210102010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

302.23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masyarakat Aceh umumnya sangat menjunjung tinggi kebudayaannya sendiri, khususnya masyarakat Aceh Barat yang terus mendukung dan melestarikan kebudayaan dan kesenian daerah, supaya tidak punah dan terkikis oleh budaya luar. Seni tari merupakan salah satu media komunikasi dalam mewujudkan nilai-nilai keluhan melalui gerak. Dalam tarian banyak terkandung pesan, baik itu pesan verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu peneliti mengambil sebuah judul yaitu Makna Pesan Verbal dan Nonverbal dalam Pertunjukan Tarian Si Dalupa Sebagai Budaya Aceh Barat, studi pada sanggar seni Buraq Lam Tapa desa Kuta Padang kecamatan Bubon Kabupaten Aceh Barat. Fokus penelitian ini adalah terdapat dalam pertunjukan Tarian Si Dalupa, baik itu melalui syair ataupun melalu gerakan-gerakan dalam Tarian Si Dalupa, serta ingin mengkaji fungsi Tarian Si Dalupa tersebut bagi masyarakat Aceh Barat, sehingga disebut tarian asli Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah lima orang, terdiri dari pimpinan sanggar, pengamat Budaya atau Pemerintah Aceh Barat serta masyarakat yang menonton, sedangkan objek penelitian ini adalah makna pesan verbal (syair) dan nonverbal (gerakan) dalam pertunjukan Tarian Si Dalupa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi satu arah dan teori interaksi simbolik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pesan verbal dari syair yang disampaikan ialah supaya masyarakat harus mengintropeksi diri, kita harus berbuat baik sesama manusia dan pesan perjuangan Teuku Umar dan istrinya Tjut Nyak Dhien mengusir Belanda. Sedangkan pesan nonverbal ialah bahwa Si Dalupa ingin mempelihatkan rasa kegembiraannya bahwa terbebas dari hukuman mati sang raja, serta Si Dalupa diumpamakan sebagai benteng pertahanan masyarakat pada masa dulu. Sedangkan fungsi dari Si Dalupa selain hiburan, juga memotivasi masyarakat agar lebih cinta budaya daerah dan sebagai ajang promosi untuk menjadikan salah satu ikon Aceh Barat.
Kata Kunci : Pesan Verbal, Pesan Nonverbal, Tarian Si Dalupa, Budaya Aceh Barat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK