IDENTIFIKASI SPESIES HIU DAN STATUS KONSERVASI YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN BARAT ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI SPESIES HIU DAN STATUS KONSERVASI YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN BARAT ACEH


Pengarang

Sutio - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1311101010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hiu merupakan top predator di suatu kawasan perairan, dan apabila hilangnya top predator dari suatu perairan maka keseimbangan ekologi dalam perairan akan terganggu.Secara ekologi, hiu memainkan peran yang penting dalam rantai makanan dan merupakan penyeimbang ekosistem di lautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hiu berdasarkan spesies yang berada di perairan Barat Aceh dan status konservasi spesies hiu yang tertangkapPenelitian dilakukan di TPI Rigaih(Aceh Jaya)dan TPI Ujong Baroh(Aceh Barat)yang berbatasan dengan samudra hindia dimana memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggiakan biota lautnya. Sampling dilakukan selama 3 bulan, dimulai dari bulan Februari 2017 hingga April 2017. Metode yang digunakan adalah survei dengan identifikasi hiu yang dilakukan secara Rapid Assement (pendugaan secara cepat). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 258individu yang terdiri dari7 famili, 9 genus dan 11 spesies. Dari data hiu tersebut terdapat beberapa yang termasuk kedalam IUCN red list, yaitu 1 spesies masuk dalam kategori EN (terancam) yaituspesies Sphyrna lewini atau yang dikenal dengan hiu martil dimanaspesies tersebut keberadaannya terancam dan memiliki resiko kepunahan, 2 spesies masuk kedalam VU (rawan)yaitu spesies Alopias pelagicusatau hiu tikus dan Squalus megalops atau hiu botol, dimana kategori spesies ini dikhawatirkan memiliki resiko yang tinggi terhadap kepunahan dialam, spesies initermasuk kedalam daftarAppendiks II CITES, kemudian 4 spesies termasuk dalam NT (hampir terancam), dan 3 spesieslainnya dalam kategori Minim informasi (Data deficient).

Kata kunci : Hiu, Identifikasi, CITES, IUCN red list, Perairan Barat Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK