<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41933">
 <titleInfo>
  <title>PERAN PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DEALAM MEMBERDAYAKAN UKM DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARDANIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK	&#13;
Secara umum kendala yang ada pada UKM dapat dikelompokkan ke dalam dua perspektif. Pertama, perspektif secara internal, dimana faktor kondisi yang dimiliki oleh perusahaan itu sendiri yang menjadi keterbatasan untuk berkembangnya perusahaan, seperti, masih rendahnya pengunaan teknologi, sumber daya manusia yang rendah, pengetahuan tentang pasar yang kurang, serta manajemen keuangan dan pasar yang kurang ahli. Kedua adalah perspektif eksternal, yang merupakan faktor yang berkaitan dengan iklim usaha dari usaha kecil dan menengah, seperti: pasar bebas, industri besar domestik, industri besar internasional, kebijakan pemerintah, serta perilaku konsumen. Peran pemerintah sangat diharuskan untuk mengatasi keadaan ini, agar UKM dapat tetap bertahan dan keluar dari kendala-kendala tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui bagaimana Peran Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Terhadap Pemberdayaan Usaha kecil menengah (UKM) di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teori Pemberdayaan yang dikemukakan oleh Jim Ife sebagai alat untuk menganalisis pihak Disperindag dalam memberdayakan Usaha Kecil Menengah di Kota Banda Aceh. Penelitian ini akan dilakukan di Kota Banda Aceh, karena wilayah ini merupakan salah satu wilayah yang strategis sebagai pusat pemerintahan di Provinsi Aceh dan lokasi yang dapat dijangkau oleh peneliti. Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif-deskriptif, dimana penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hal-hal yang akan akan diteliti. Subjek yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah Lembaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Kota Banda Aceh. Peran Disperindag dalam memberdayakan UKM di Kota Banda Aceh adalah dengan mengadakan penyuluhan, bantuan, pengadaan peralatan, produktivitas, responsivitas dan akuntabilitas. Adapun kendala yang di hadapi Disperindag tidak begitu besar dalam memberdayakan UKM, upaya dilakukan oleh Disperindag diklaim sukses dalam memberdayakan UKM di Kota Banda Aceh dan kegagalan yang ada hanya dalam skala kecil.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Pemberdayaan, Usaha Kecil Menengah (UKM)&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 15:40:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-29 09:39:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>