<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41905">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INOKULASI RHIZOBIUM DAN URIN MANUSIA TERHADAP PERUBAHAN SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA TANAH SERTA PERTUMBUHAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) PADA INCEPTISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SANTRI IFKY ARWANI P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Santri Ifky Arwani Pakpahan. 1305108010004. Pengaruh  Inokulasi  Rhizobium dan Urin Manusia Terhadap Perubahan Sifat Biologi Dan Kimia Tanah serta Pertumbuhan Kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Inceptisol, di bawah bimbingan Fikrinda sebagai ketua dan Ilyas sebagai anggota.&#13;
&#13;
&#13;
RINGKASAN&#13;
	Inceptisol merupakan tanah lahan kering yang tersebar luas namun mempunyai kadar unsur hara yang rendah, terutama unsur hara nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K). Penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus untuk meningkatkan produktivitas tanah ini dapat menyebabkan kerusakan pada tanah, sehingga penggunaan  rhizobium dan urin manusia menjadi teknologi alternatif. Penenlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi rhizobium dan urin manusia terhadap perubahan sifat biologi dan kimia tanah serta pertumbuhan kedelai pada Inceptisol secara faktor tunggal maupun interaksi.&#13;
	Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor dengan pola 2 x 4 dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah Inokulasi Rhizobium (R) terdiri atas dua taraf yaitu: R0 = tanpa inokulasi dan  R1 = inokulasi rhizobium. Faktor kedua adalah Dosis Urin Manusia (U) terdiri atas 4 (empat) taraf  yaitu U0 = Tanpa Urin, U1 = Urin dosis 25 mL, U2 = Urin dosis 50 mL dan U3 = Urin dosis 75 mL. Parameter yang diamati adalah sifat biologi tanah (total mikroorganisme dan respirasi tanah), sifat kimia tanah  (pH, C-organik, N-total, P-tersedia dan K-tersedia) serta pertumbuhan kedelai (tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot kering berangkasan atas dan bobot kering akar).&#13;
	Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian inokulasi rhizobium berpengaruh sangat nyata terhadap respirasi tanah dan berpengaruh nyata terhadap K-tersedia namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya. Perlakuan urin manusia berpengaruh sangat nyata terhadap respirasi tanah dan  nyata terhadap total mikroorganisme, pH, tinggi tanaman 30 HST dan diameter batang 30 HST namun tidak nyata terhadap parameter lainnya. Interaksi inokulasi rhizobium dan urin manusia berpengaruh sangat nyata terhadap respirasi tanah dan  nyata terhadap total mikroorganisme dan diameter batang 30 HST namun tidak  nyata terhadap parameter lainnya. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan R0U1 yaitu tanpa inokulasi dan pemberian urin manusia dengan dosis 25 mL.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>SOYBEANS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GROWTH (PLANTS)</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41905</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 15:07:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-11 15:17:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>