Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN TINGKAT DEPRESI LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN
Pengarang
Fazila Fitriana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1412101010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Depresi merupakan gangguan mental yang paling sering terjadi pada lansia. Namun, gangguan ini sering tidak terdeteksi dan diabaikan pada lansia. Faktor pencetus depresi yaitu kematian pasangan, penurunan kemampuan fisik, kesehatan, penyakit fisik, pensiun, interaksi sosial, kondisi keuangan, jumlah penghasilan dan tempat tinggal. Perkotaan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, memiliki jenis pekerjaan beragam dan bersifat individualistis dan materialistis. Pedesaan adalah daerah dengan masyarakat mayoritas petani, serta, memiliki interaksi sosial dan adat istiadat yang masih erat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat depresi lanjut usia yang tinggal di perkotaan dan pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah comparative study dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang terdiri dari 100 responden di Kota Banda Aceh dan 100 responden di Aceh Besar. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terpimpin menggunakan Geriatric Depression Scale Short Version (GDS-15). Data penelitian dianalisis menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian yang didapatkan tingkat depresi lansia di perkotaan yaitu tidak depresi 33%, ringan 43%, sedang 19%, berat 5% dan di pedesaan yaitu tidak depresi 40%, ringan 43%, sedang 16%, berat 1%. Nilai mean di perkotaan adalah 5,37 dan di pedesaan adalah 6,01. Nilai p-value 0,114 (p>0,05) sehingga didapatkan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat depresi lanjut usia di perkotaan dan pedesaan. Diharapkan kepada Kepala Dinas Kesehatan khususnya bagian kesehatan masyarakat untuk melakukan screening rutin dan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan depresi lansia.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN LAMA TINGGAL DI PANTI DENGAN DEPRESI PADA LANJUT USIA DI RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Adelya Suherlin, 2015)
HUBUNGAN LAMA TINGGAL DI PANTI DENGAN DEPRESI PADA LANJUT USIA DI RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Adelya Suherlin, 2023)
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI DEPRESI DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH (Dwi Harliani Ayu Aprilia, 2015)
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI DEPRESI DENGAN TLNGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH (DWI hARLIANI aYU aPRILIA, 2023)
PERBANDINGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PANTIRUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG DENGAN YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DI DESA LAMGLUMPANG KOTA BANDA ACEH (Megawati Putri Bancin, 2014)