<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41823">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TINGKAT DEPRESI LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazila Fitriana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Depresi merupakan gangguan mental yang paling sering terjadi pada lansia. Namun, gangguan ini sering tidak terdeteksi dan diabaikan pada lansia. Faktor pencetus depresi yaitu kematian pasangan, penurunan kemampuan fisik, kesehatan, penyakit fisik, pensiun,  interaksi sosial, kondisi keuangan, jumlah penghasilan dan tempat tinggal. Perkotaan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, memiliki jenis pekerjaan beragam dan bersifat individualistis dan materialistis. Pedesaan adalah daerah dengan masyarakat mayoritas petani, serta, memiliki interaksi sosial dan adat istiadat yang masih erat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat depresi lanjut usia yang tinggal di perkotaan dan pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah comparative study dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling  menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang terdiri dari 100 responden di Kota Banda Aceh dan 100 responden di Aceh Besar. Teknik pengumpulan data  melalui wawancara terpimpin menggunakan Geriatric Depression Scale Short Version (GDS-15). Data penelitian dianalisis menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian yang didapatkan tingkat depresi lansia di perkotaan yaitu tidak depresi 33%, ringan 43%, sedang 19%, berat 5% dan di pedesaan yaitu tidak depresi 40%, ringan 43%, sedang 16%, berat 1%. Nilai mean di perkotaan adalah 5,37 dan di pedesaan adalah 6,01. Nilai p-value 0,114 (p&gt;0,05) sehingga didapatkan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat depresi lanjut usia di perkotaan dan pedesaan. Diharapkan kepada Kepala Dinas Kesehatan  khususnya bagian kesehatan masyarakat untuk melakukan screening rutin dan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan depresi lansia.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41823</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 13:18:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-29 11:41:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>