Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI SEBAGAI FAKTOR DAYA SAING KONTRAKTOR DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Tri Rachma Sari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304101010063
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jumlah kontraktor Indonesia yang cukup banyak merupakan aset yang sangat baik dalam meningkatkan perannya sebagai penyedia konstruksi. Kontraktor di Indonesia khususnya di Kota Banda Aceh masih mengalami berbagai masalah baik dari faktor internal maupun ekternal. Kesuksesan suatu perusahaan dapat dilihat dari kinerja perusahaan tersebut dalam meningkatkan keuntungan (profitable), dapat bertumbuh (growing), dapat mempertahankan kelangsungan hidup (suistainable), dan mampu bersaing (competitiveness). Perusahaan jasa konstruksi yang bertahan pasti mempunyai suatu daya saing untuk mempertahankan perusahaan agar terus mendapatkan pekerjaan, oleh sebab itu perlu adanya identifikasi keunggulan bersaing sehingga dapat ditentukan suatu daya saing utama untuk mampu bersaing dalam industri jasa konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran manajemen proyek sebagai indikator faktor yang mempengaruhi daya saing perusahaan kontstruksi. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi hanya pada kontraktor kelas menengah di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada data primer dengan cara pengumpulan data melakukan survey pengisian kuisioner ke kontraktor-kontraktor kelas menengah di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil analisa, pada penelitian ini memberikan hasil bahwa penerapan manajemen proyek pada perusahaan kontraktor di kota Banda Aceh yang perannya dianggap sangat penting dan memiliki nilai rata-rata tertinggi adalah penerapan manajemen biaya proyek sebesar 4,33, diikuti dengan manajemen waktu proyek sebesar 3,93, dan yang ketiga manajemen kualitas proyek sebesar 3,87. Mengingat tujuan dari manajemen proyek sendiri adalah menyelesaikan proyek dalam waktu yang singkat dengan pengeluaran biaya yang sedikit dan memberikan kualitas terbaik. Maka, ketiga indikator tersebut harus diperhatikan agar perusahaan bisa bersaing di industri konstruksi.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI SEBAGAI FAKTOR DAYA SAING KONTRAKTOR DI KOTA BANDA ACEH (Tri Rachma Sari, 2018)
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN KONSEP GREEN ROADS TERHADAP MANAJEMEN LIMBAH PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI KOTA BANDA ACEH (FAJRI PUTRA UTAMA, 2018)
KAJIAN KINERJA MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DAN RUMAH DI KOTA BANDA ACEH (ANDIEQA BILLYSYAH, 2014)
IDENTIFIKASI KAPABILITAS SUMBER DAYA PERUSAHAAN DALAM DAYA SAING PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Nauwir Rahmi, 2018)
IDENTIFIKASI FAKTOR — FAKTOR PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (ABIZAR HAMZAH, 2020)