<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41733">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONDISI JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR ALAT ANGKUT BATUBARA DI PIT 1 DAN PIT 1 UTARA TAMBANG BANKO BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hardiyanti Miswar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan penambangan batubara di PT. Bukit Asam, Tbk. menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit. Penelitian ini difokuskan kepada pengaruh kondisi jalan terhadap kinerja alat angkut batubara, terutama konsumsi bahan bakarnya.  Berdasarkan  pengamatan  di  lapangan  didapatkan  bahwa  semakin besar kemiringan jalan angkut maka semakin besar konsumsi bahan  bakar  alat  angkut.  Hal  ini  disebabkan  karena  batasan  kemampuan  alat angkut dalam menghasilkan rimpull untuk mengatasi tahanan kemiringan (grade resistance). Untuk bisa menghasilkan rimpull yang besar, mesin harus bekerja pada gigi rendah dengan putaran per menit yang tinggi. Hasil perhitungan memberikan informasi tentang segmen jalan angkut dengan kemiringan jalan (grade) tertinggi pada masing-masing jalan angkut. Segmen tersebut yaitu A6–A7 dengan kemiringan jalan 9% dan A9-A10 dengan kemiringan jalan 8,5% pada jalan angkut Pit 1, dan B7–B8 dengan kemiringan jalan 9,2% pada jalan angkut Pit 1 Utara. Konsumsi bahan bakar paling tinggi terdapat di jalan angkut batubara Pit 1 untuk alat angkut dump truck Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 38,55 l/jam.&#13;
&#13;
Kata kunci:	batubara, kemiringan jalan, konsumsi bahan bakar, rimpull, tahanan kemiringan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41733</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 10:59:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 11:37:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>