Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TATA LAKSANA PENGENDALIAN DIARE PEDET WAGYU YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA PT. AUSTASIA STOCKFEED JABUNG, LAMPUNG TIMUR
Pengarang
AGHIS RIZKA DELA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1502001010030
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
TATA LAKSANA PENGENDALIAN DIARE PEDET WAGYU
YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERI Escherichia
coli PADA PT. AUSTASIA STOCKFEED JABUNG,
LAMPUNG TIMUR
ABSTRAK
Pengamatan ini bertujuan mengetahui untuk mengetahui teknik penanganan diare yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli khususnya pada pedet Wagyu yang dipelihara secara intensif. Prosedur kegiatan adalah pertama melakukan deteksi dini pada setiap kandang, apabila ada pedet yang menunjukan gejala sakit akan dilakukan pengobatan dimulai dari hari pertama sampai recorvery, jika pedet not recorvery maka akan dilanjutkan pengobatan dan apabila pedet tersebut masih sakit maka dilakukan stop pengobatan. Hasil pengamatan pengendalian diare yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli pada pedet sapi Wagyu yang dipelihara di kandang intensif meliputi gejala diare yaitu feses cair, badan lemah, tidak nafsu makan, suhu pedet berkisar antara 38,5-39,5 oC, dehidrasi dan kecepatan respirasi 30 kali per menit. Penyebab diare yang terjadi pada pedet dapat disebabkan oleh faktor infeksius dan non infeksius. Penyebab dari infeksius adalah bakteri Escherichia coli, penyebab dari non infeksius adalah keterlambatan pemberian kolostrum, keterlambatan pemberian susu MR (Milk Replacer), pergantian susu dari kolostrum ke susu MR, dan suhu susu di bawah range. Pengobatan diare meliputi pemberian obat antibiotik Trimetropin sulfadiazine, Enrofloxaxin, Penicilin G, Streptomycin atau Tilmicosin yang diberikan secara injeksi. Pencegahan meliputi, menjaga kebersihan tempat pemberian susu, tempat pakan, pemberian pakan yang baik, manajemen kandang yang baik, pemberian susu kolostrum tepat waktu, pengontrolan suhu pada susu kolostrum secara tepat, serta melakukan vaksinasi.
Kata kunci : Pedet wagyu, tata laksana pengendalian diare, Escherichia coli
Tidak Tersedia Deskripsi
MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT PADA SAPI WAGYU DI PT AUSTASIA STOCKFEED JABUNG LAMPUNG TIMUR (KHAIRUNNAS, 2020)
SISTEM PEMELIHARAAN PEDET WAGYU SECARA INTENSIF DI PT. AUSTASIA STOCKFEED UNIT PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN SAPI JABUNG LAMPUNG TIMUR (FAUZIAH AZIZAH, 2018)
POLA PEMELIHARAAN WEANER WAGYU DARI WEANING SAMPAI MENJADI BAKALAN DI PT. AUSTASIA STOCKFEED LAMPUNG (IHSAN, 2018)
MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN PADA SAPI WEANERWAGYUDI DEPARTEMEN BREEDING PT. AUSTASIA STOCKFEED JABUNG, LAMPUNG TIMUR (FEGI ARSITA, 2018)
TEKNIK PENGGEMUKAN SDAPI WAGYU DENGAN CARA DRY LOT FATTENING DI PT. AUSTASIA STOCKFEED JABUNG, LAMPUNG, TIMUR (HAFIDHAL HIDAYAH, 2020)