<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41625">
 <titleInfo>
  <title>STUDI EKSISTING SALURAN DRAINASE DI GAMPONG JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mujiburrahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh berada pada dataran rendah dengan ketinggian sekitar 0,3 m sampai 4 m diatas permukaan laut, sehingga kemungkinan sistem drainase yang ada di beberapa wilayah kota Banda Aceh terpengaruh oleh kondisi  muka air laut dan kondisi muara. Salah satunya Jalan Rawa Sakti Barat Gampong Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala. Permasalahan yang terjadi di Jalan Rawa Sakti Barat saat puncaknya musim hujan merupakan sering terjadinya banjir yang mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat. Penyebab terjadinya banjir di Jalan Rawa Sakti  Barat  tersebut  akibat  ketidak  mampuan  pada saluran  untuk mengalirkan air hujan karena kapasitasnya yang lebih kecil dari debit air yang masuk. Penelitian ini dilakukan   dengan mengacu pada data primer dan data sekunder yang telah ada. Data curah hujan 30 tahun terakhir dari tahun 1984 sampai  dengan  tahun 2013  didapatkan dari  Badan  Meteorolgi  Kelas  1  Blang Bintang, sedangkan untuk mengetahui dimensi saluran drainase pada Jalan Rawa Sakti Barat mengacu pada data yang sudah tersedia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi saluran drainase yang sudah ada (eksisting) yang ada  di  Jalan  Rawa  Sakti  Barat  Gampong  Jeulingke  dan  untuk  mengetahui kapasitas saluran drainase yang sudah ada (eksisting) yang berada di Jalan Rawa Sakti Barat Gampong Jeulingke dapat menampung debit rencana atau tidak. Hasil dari penelitian ini ialah saluran drainase yang ada di Jalan Rawa Sakti Barat tidak mampu mengalirkan debit air yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan kapasitas drainase yang lebih kecil dari debit yang masuk, di periode ulang 2 tahun terdapat 10 saluran drainase yang tidak memenuhi kriteria. Karena (Qs T1 =&#13;
0,040 m3/detik &lt; QT  2 tahun = 0,249 m3/detik) sehingga saluran yang ada tidak mampu menampung debit aliran air yang masuk. Dari perencanaan ulang terdapat sejumlah  titik  saluran  drainase  yang  harus  dilakukan  perbaikan  ulang  supaya&#13;
memenuhi kriteria yang ada.&#13;
&#13;
Kata kunci : Saluran Drainase, Banjir, Debit, Perencanaan ulang&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41625</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 16:30:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 08:55:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>