<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41573">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP EMASARAN PRODUK ASURANSI AXA MANDIRI MELALUI SARANA TELEMARKETING (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESTYA ANDHARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>i&#13;
Perlindungan Konsumen Terhadap Pemasaran&#13;
Produk Asuransi AXA Mandiri Melalui Sarana&#13;
Telemarketing (Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v,65)pp.,bibl.,app.&#13;
ABSTRAK&#13;
Destya Andhara,&#13;
2018&#13;
Yunita, S.H., LL.M.&#13;
Pasal 4 huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang&#13;
Perlindungan Konsumen (UUPK) mengatur bahwa salah satu hak konsumen&#13;
adalah mendapatkan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan&#13;
jaminan dan/atau jasa yang ditawarkan. Pemanfaatan media elektronik ataupun&#13;
alat bantu komunikasi merupakan alternatif dari perusahaan asuransi dalam&#13;
memasarkan produk kepada konsumen, cara pemasaran model inilah yang dalam&#13;
bahasa pemasaran disebut transaksi telemarketing. Transaksi telemarketing sah&#13;
menurut hukum namun dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan peraturan yang&#13;
ada, karena para pihak dalam membuat kesepakatan tidak bertatap muka tapi&#13;
hanya melalui telepon sehingga informasi yang diperoleh konsumen kurang jelas.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan pemasaran produk&#13;
asuransi AXA Mandiri melalui sarana telemarketing, kerugian yang ditimbulkan&#13;
akibat dari pemasaran produk asuransi AXA Mandiri melalui sarana&#13;
telemarketing, serta upaya hukum yang dilakukan oleh konsumen yang dirugikan&#13;
dengan pemasaran produk asuransi AXA Mandiri melalui sarana telemarketing.&#13;
Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian lapangan&#13;
dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer&#13;
melalui wawancara dan memberikan kuesioner dengan responden dan informan.&#13;
Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku, teks dan&#13;
peraturan perundang-undangan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan peraturan&#13;
yang telah ditetapkan mengenai pemasaran produk asuransi AXA mandiri melalui&#13;
sarana telemarketing tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kurang jelasnya&#13;
informasi yang diperoleh konsumen mengakibatkan kerugian yang dialami&#13;
konsumen akibat dari pemasaran produk asuransi AXA Mandiri melalui sarana&#13;
telemarketing yaitu kerugian dalam bentuk materil yang nyata dan immaterial&#13;
hilangnya rasa kepercayaan konsumen terhadap pelaku usaha. Upaya hukum yang&#13;
dilakukan konsumen dengan cara non-litigasi, jika tidak menemukan solusi maka&#13;
konsumen dapat memilih menyelesaikan sengketa dengan cara litigasi.&#13;
Disarankan kepada Pemerintah untuk menetapkan aturan yang jelas&#13;
mengenai transaksi telemarketing sehingga pelaku usaha dalam menjalankan&#13;
usaha harus sesuai dengan aturan dan kewajiban yang sudah ditetapkan.&#13;
Diharapkan kepada konsumen agar lebih mengetahui hak-hak dan kewajiban&#13;
sebagai konsumen sehingga hak-haknya tidak terabaikan, serta pelaku usaha harus&#13;
memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai produk yang&#13;
ditawarkan. Perlu adanya lembaga penyelesaian sengketa konsumen di tingkat&#13;
daerah seperti BPSK.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 15:39:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 15:46:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>