KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PANJANG LALUAN PIPA PADA PENUKAR KALOR BERBELOKAN TAJAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PANJANG LALUAN PIPA PADA PENUKAR KALOR BERBELOKAN TAJAM


Pengarang

Muhammad Hafiz - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304102010004

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Unit penukar kalor adalah suatu alat untuk memindahkan kalor dari suatu fluida bertemperatur tinggi ke fluida bertemperatur lebih rendah. Sebagian besar dari industri kimia selalu menggunakan alat ini, sehingga alat penukar kalor ini mempunyai peran yang sangat penting dalam suatu proses produksi atau operasi. Kajian eksperimental telah dilakukan untuk perpindahan panas konveksi paksa dan koefisien panas pada saluran pipa bulat sepanjang 6 meter, dengan membandingkan empat alat penukar kalor dengan variasi panjang laluan dan belokan yang berbeda-beda, yaitu alat penukar kalor panjang laluan 600 mm dengan 14 belokan, alat penukar kalor panjang laluan 450 mm dengan 22 belokan, alat penukar kalor panjang laluan 300 mm dengan 30 belokan dan alat penukar kalor panjang laluan 150 mm dengan 55 belokan. Fluida panas dialirkan kedalam tube, tube tersebut direndam dalam bak penampungan air dingin. Masing-masing alat penukar kalor di lakukan tiga kali percobaan dengan variasi temperatur inlet fluida panas yang berbeda, yaitu 600C, 700C dan 800C. Pengujian dilakukan sampai temperatur air panas yang keluar stabil dengan selang waktu pengambilan data selama 5 menit. Turbulensi aliran akan meningkatkan koefisien perpindahan panas namun menghambat laju aliran fluida, sehingga koefisien perpindahan panas menurun. Efisiensi tertinggi terdapat pada HE 30 belokan yang memiliki nilai koefisien perpindahan panas padaT inlet 600C sebesar 554.48 W/m2 0C, pada T inlet 700C sebesar 627.36 W/m2 0C, dan pada T inlet 800C sebesar 699.87 W/m2 0C.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK