<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41535">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN BIAYA PENAMBANGAN DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI BATU BARA DI WILAYAH PENAMBANGAN BANKO BARAT PT BUKIT ASAM (PERSERO) TBK TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSFAIZI ADITIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Bukit Asam (Persero) Tbk, melakukan kegiatan penambangan di wilayah Penambangan Banko Barat bekerjasama dengan PT Satria Bahana Sarana sebagai kontraktor. Berdasarkan Laporan Rencana Kerja Kontraktor PTSBS (Paket 10-200.R2) diketahui bahwa target produksi batu bara total untuk bulan Juli 2017 adalah 568.000 ton dengan rincian 439.000 ton di front penambangan Pit 1 dan 129.000 ton di front penambangan Pit 1 Utara. Untuk memenuhi target produksi tersebut digunakan 7 fleet, yakni 5 fleet di front penambangan Pit 1 dengan kombinasi alat 2 excavator PC 400 dan 3 excavator PC 800 yang total dilayani oleh 28 DT  Hino dan 2 fleet di front penambangan Pit 1 Utara dengan kombinasi alat 2 excavator PC 400 yang total dilayani oleh 8 DT Hino dengan menghitung biaya sewa alat, maka total biaya produksi yaitu sebesar Rp 8.787.407.568,04. &#13;
Berdasarkan produktivitas alat menurut hasil pengamatan di lapangan dengan memperhatikan cycle time alat dan kondisi front penambangan, diketahui bahwa untuk memenuhi target produksi batu bara sebesar 568.000 ton, hanya diperlukan 4 fleet. Yakni 3 fleet di front penambangan Pit 1 dengan target produksi 439.000 ton, dapat dipenuhi dengan kombinasi 1 unit excavator PC 400 EX 256 dan 5 unit DT Hino, 1 unit excavator PC 400 EX 257 dan 5 unit DT Hino, 1 unit excavator PC 800 EX 2311 dan 6 unit DT Hino dan 1 fleet di front penambangan Pit 1 Utara dengan target produksi sebesar 129.000 ton dapat dipenuhi dengan kombinasi 1 unit excavator PC 400 EX 261 dan 4 unit DT Hino. Dari perancangan tersebut, dengan menghitung biaya sewa alat maka didapat biaya produksinya yaitu sebesar Rp 7.823.056.353,85.&#13;
Dengan demikian, biaya produksi rancangan lebih hemat jika dibandingkan dengan perencanaan kontraktor sebesar Rp 964.351.214,19. &#13;
&#13;
Kata Kunci: wilayah Penambangan Banko Barat, produktivitas alat, fleet, kebutuhan alat, biaya produksi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 14:51:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 15:08:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>