<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41529">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEMASAN ALUMINIUM FOIL DAN BONTOL KACA TERHADAP UMUR SIMPAN ABON IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) DENGAN PENDEKATAN METODE ARRHENIUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyu Afdillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan tongkol (Euthynnus affinis) dapat diolah menjadi produk abon yang berupa&#13;
serbuk-serbuk halus dengan bahan tambahan rempah– rempah seperti lengkuas, serai dan&#13;
ketumbar sehingga menghasilkan cita rasa dan aroma abon yang sangat khas. Dalam&#13;
menjaga dan mempertahankan mutu, abon ikan harus dikemas dengan baik agar sampai ke&#13;
tangan konsumen dalam kondisi yang baik pula. Adapun jenis bahan kemasan harus&#13;
diperhatikan untuk menjaga dan mempertahankan mutu abon ikan selama penyimpanan&#13;
berbulan – bulan. Pada penelitian ini digunakan dua jenis kemasan yaitu kemasan aluminium&#13;
foil dan kemasan botol kaca untuk menduga umur simpan abon ikan.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ASLT (accelerated shelf-life&#13;
testing) Arrhenius. Pendugaan umur simpan ini ditentukan melalui perubahan mutu abon&#13;
ikan berdasarkan dua faktor. Faktor I adalah jenis kemasan yang terdiri dari 2 taraf yaitu :&#13;
K1= aluminium foil dan K2= botol kaca. Faktor II adalah suhu penyimpanan terdiri atas 3&#13;
taraf yaitu : S1= 300C, S2= 400C dan S3= 500C. Analisis dilakukan selama penyimpanan&#13;
(hari) terdiri atas 5 taraf yaitu : P0 = 0 hari, P1= 7 hari, P2= 14 hari, P3 = 21 hari dan P4=&#13;
28 hari. Setiap kombinasi jenis kemasan dan suhu penyimpanan dilakukan dengan 2 kali&#13;
ulangan. Dengan demikian terdapat 30 kombinasi perlakuan dengan 2 kali ulangan sehingga&#13;
diperoleh 60 satuan percobaan. Lalu dilakukan analisis kadar air, uji ketengikan TBA, total&#13;
mikroba, dan uji organoleptik yang selanjutnya ditentukan pendugaan umur simpan melalui&#13;
metode Arrhenius.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>41529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-26 14:43:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-08 08:23:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>