KAPASITAS DUKUNG TANAH MENGGUNAKAN METODE TERZAGHI DAN MEYERHOF PADA PEMBANGUNAN HANGGAR ULEE LHEUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAPASITAS DUKUNG TANAH MENGGUNAKAN METODE TERZAGHI DAN MEYERHOF PADA PEMBANGUNAN HANGGAR ULEE LHEUE


Pengarang

Aulya Shafira Niskhi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pondasi merupakan bagian paling bawah dari suatu bangunan yang menanggung beban konstruksi diatasnya (upper structure). Oleh karena itu daya dukung tanah merupakan hal yang menentukan kemampuan tanah dalam mendukung beban suatu pondasi dengan mengetahui sifat dan karakteristik tanah. Data untuk melakukan perhitungan diperoleh dari PT. Perdana Dinamika Persada Data tersebut merupakan data sondir yang berjumlah dua titik (ULL/S01 dan ULL/S02) dan gambar bestek dari Pemerintah Kota Banda Aceh Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika. Dengan demikian ruang lingkup dalam perencanaan ini meliputi perhitungan beban bangunan menggunakan program SAP 2000, menentukan jenis tanah dari data sondir, menghitung kapasitas dukung tanah menggunakan metode Terzaghi dan metode Meyerhof. Perhitungan ini bertujuan untuk mengetahui nilai kapasitas dukung tanah pondasi tapak yang melingkupi penentuan dimensi pondasi tapak dan melakukan perhitungan daya dukung tanah dengan menggunakan metode Terzaghi dan Meyerhof. Hasil perhitungan ini dapat mengetahui besarnya daya dukung tanah pondasi tapak pada pembangunan Hanggar pelabuhan Ulee Lheue Kota Banda Aceh. Dengan diketahui besarnya nilai daya dukung tanah pada pondasi tapak tersebut maka dapat diketahui beban yang diizinkan. Pada titik sondir ULL/S01 dan ULL/S02 mempunyai tiga kategori beban bangunan yang direncanakan berdasarkan perhitungan SAP 2000 yaitu 278,604 kN (besar), 191,98 kN (sedang), 116,248 kN (kecil). Berdasarkan titik sondir ULL/S01 bahwa jenis tanah yang diperoleh lempung, sedangkan pada titik sondir ULL/S02 berupa tanah pasir berlanau dan pasir. Berdasarkan hasil perhitungan kapasitas dukung tanah untuk titik ULL/S01 metode Terzaghi diperoleh beban yang diizinkan 341,418 kN lebih besar dari beban bangunan yaitu 278,609 kN. Hasil metode Meyerhof beban yang diizinkan 954,677 kN lebih besar dari beban bangunan 278,609 kN. Untuk hasil perhitungan kapasitas daya dukung dengan metode Terzaghi untuk titik ULL/S02 diperoleh beban yang diizinkan 2658,025 kN lebih besar dari beban bangunan 278,609 kN. Hasil metode Meyerhof beban yang diizinkan 84144,169 kN lebih besar dari beban bangunan 278,609 kN. Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa beban bangunan pada Hanggar Ulee Lheue lebih kecil dari beban yang diizinkan ( P_bangunan < P_izin). Dengan demikian bangunan tersebut memenuhi syarat yang telah ditentukan.



Kata kunci : daya dukung tanah, pondasi, metode Terzaghi, metode Meyerhof.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK