INDEKS ENTOMOLOGI LARVA NYAMUK AEDES SPP. SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INDEKS ENTOMOLOGI LARVA NYAMUK AEDES SPP. SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nanda Faisal Ihsan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1402101010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

INDEKS ENTOMOLOGI LARVA NYAMUK Aedes spp.
SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT DEMAM BERDARAH
DENGUE (DBD) DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN
SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiko tertularnya penyakit
demam berdarah dengue (DBD) berdasarkan nilai indeks larva nyamuk Aedes spp.
dengan parameter House Index (HI), Container Index (CI), dan Breteau Index (BI)
di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan Metode Single Larva. Metode Single Larva
merupakan metode yang digunakan untuk mengambil satu ekor larva Aedes pada
setiap kontainer yang ditemukan larva dan diamati secara visual. Jumlah rumah
yang diperiksa terdiri dari 125 rumah yang dipilih secara acak dari 5 dusun di
Gampong Rukoh. Data larva diperoleh dari berbagai jenis kontainer yang
kemudian ditabulasikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa dari 125 rumah yang diperiksa ditemukan, 351 kontainer yang berisi air.
Jumlah rumah yang ditemukan larva sebanyak 24 rumah dan jumlah kontainer
positif mengandung larva ditemukan sebanyak 24 kontainer diantaranya yaitu, 11
bak mandi, 5 penampung air dispenser, 3 ember, 1 jerigen, 1 tong sampah, 1 pot
bunga bekas, 1 drum, dan 1 timba. Kemudian didapatkan nilai indeks larva
dengan House Index senilai 19,20% dengan katerogi resiko tinggi, Container
Index senilai 6,84% dengan kategori rendah, dan Breteau Index senilai 19,20%
dengan kategori rendah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa resiko tertularnya
penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Gampong Rukoh berada dalam
kategori rendah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK