PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENYERAPAN KARBON DIOKSIDA PADA TUJUH JENIS TANAMAN DI HUTAN KOTA BNI, TIBANG, BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENYERAPAN KARBON DIOKSIDA PADA TUJUH JENIS TANAMAN DI HUTAN KOTA BNI, TIBANG, BANDA ACEH


Pengarang

MALAHAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200270002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Biologi Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

572

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian tentang perbandingan kemampuan penyerapan karbon dioksida pada tujuh jenis tanaman hutan kota di Banda Aceh telah dilakukan pada bulan Maret hingga Desember 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyerapan karbon dioksida pada tujuh jenis tanaman hutan kota. Metode yang digunakan adalah survey eksploratif dengan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan tanaman yang mempunyai kemampuan daya serap karbon dioksida tertinggi terdapat pada Pterocarpus indicus dan terendah pada Calophyllum inophyllum. Jumlah dan kerapatan stomata tertinggi ditemukan pada Swietenia mahagoni, yaitu sebanyak 1205 stomata dengan kerapatan 24587/mm2 dan terendah pada Mimusops elengi, sebanyak 139 stomata dengan kerapatan 2837/mm2. Kandungan klorofil tertinggi pada sampel pukul 06.00 WIB terdapat pada Swietenia mahagoni sebesar 32,514 Å sedangkan pada sampel pukul 11.00 WIB terdapat pada Pterocarpus indicus sebesar 22,113 Å. Kandungan klorofil terendah pada dua waktu pengambilan sampel terdapat pada Calophyllum inophyllum yaitu sebesar 8,614 Å pada pukul 06.00 WIB dan 12,794 Å pada pukul 11.00 WIB. Jumlah klorofil memiliki hubungan yang kuat serta pengaruh yang sangat signifikan terhadap daya serap karbon dioksida per pohon (r = 0,778 dan sig = 0,039). Hasil uji regresi linear menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara semua parameter yang diamati terhadap daya serap karbon dioksida per pohon (r= 0,857), namun tidak ada pengaruh yang signifikan.

Kata kunci: daya serap karbon dioksida, tanaman, stomata, klorofil, hutan kota.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK