Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
HUBUNGAN BILIRUBIN, MEAN PLATELET VOLUME DAN PLATELET DISTRIBUTION WIDTH TERHADAP TERJADINYA APPENDICITIS AKUT DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
dr. Nasrul Haidi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1207601010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis-I Ilmu Bedah Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.34
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Latar Belakang: Perbaikan fungsi ginjal pada pasien acute kidney injury (AKI) pasca obstruksi post renal tidak selalu tercapai dan merupakan salah satu faktor risiko menuju penyakit ginjal kronik. faktor-faktor yang mempengaruhi perbaikan fungsi ginjal antara lain durasi gejala, stadium AKI dan derajat hidronefrosis.
Tujuan Penelitian: Mengetahui korelasi faktor-faktor predisposisi perbaikan fungsi ginjal pada pasien AKI pasca obstruksi postrenal.
Bahan dan Metode Penelitian: Penelitian analitik observasional prospektif dengan pendekatan rancangan penelitian potong lintang yang pasien dengan diagnosis AKI post renal beretiologi batu saluran kemih pada periode Agustus hingga November 2017. Perbaikan fungsi ginjal dinilai dengan membandingkan kadar kreatinin sebelum tindakan dengan kadar kreatinin hari ke 3 dan ke 7 pasca tindakan dan menentukan korelasinya dengan lama keluhan, stadium AKI, dan derajat hidronefrosis.
Hasil Penelitian: 66 orang dilibatkan pada analisis penelitian ini. Perbaikan fungsi ginjal ditemukan pada 29 orang (43,9%) pada hari ke 3 dan 47 orang (71,2%) pada hari ke 7 pasca tindakan dan terdapat perbedaan rata-rata signifikan kadar kreatinin sebelum dan setelah tindakan (nilai p < 0,0001). Sebanyak 45 orang (68,2%) pasien mengalami lama keluhan > 30 hari, 36 orang 54,5% mengalami AKI stadium 3, dan 28 oranga (42,4%) memiliki hidronefrosis derajat 4. Baik lama keluhan, stadium AKI, dan hidronefrosis menunjukkan korelasi terhadap perbaikan fungsi ginjal pada hari ke 3 dan ke 7 setelah tindakan (p< 0,05). Pada analisis regresi logistik, hidronefrosis merupakan faktor predisposisi paling berkorelasi untuk perbaikan hari ke 3 (p = 0,0001 [CI 95% 5,724-205,113] dan untuk perbaikan hari ke-7 (p = 0,0001 [CI 95% 3,027-50,447])
Kesimpulan: Faktor lama keluhan, stadium AKI, dan derajat hidronefrosis berkolerasi signifikan pada perbaikan fungsi ginjal pasca obstruksi post renal dengan derajat hidronefrosis merupakan faktor predisposisi yang paling berpengaruh.
Kata Kunci: AKI post renal, Lama Keluhan, Stadium AKI, Derajat Hidronefrosis, Perbaikan Fungsi Ginjal
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN MEAN PLATELET VOLUME PADA PREEKLAMPSIA DAN KEHAMILAN NORMAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (dr. Muhammad Budiman Nasution, 2023)
PERANAN MEAN PLATELET VOLUME (MPV) DAN PLATELET DISTRIBUTION WIDTH (PDW) PRE-OPERATIF SEBAGAI INDIKATOR SEPSIS PADA PASIEN LAPAROTOMI DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Darul Ilham, 2022)
KORELASI KADAR MEAN PLATELET VOLUME (MPV) TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER BERDASARKAN SKOR SYNTAX I (Dr. M. Indra Syahputra, 2020)
KORELASI PLATELET DISTRIBUTION WIDTH (PDW) DAN MEAN PLATELET VOLUME (MPV) DENGAN DERAJAT PENYAKIT KARSINOMA SEL HATI BERDASARKAN KRITERIA BARCELONA CLINIC LIVER CANCER (BCLC) (Teuku Irfan, 2021)
KORELASI NILAI MEAN PLATELET VOLUME DAN PLATELET DISTRIBUTION WIDTH TERHADAP SKOR PELOD-2 SEBAGAI FAKTOR PROGNOSTIK SEPSIS PADA ANAK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Sari Novita Pratiwi, 2025)