PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DALAM MENUNTASKAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS VII SMPN 8 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DALAM MENUNTASKAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS VII SMPN 8 BANDA ACEH


Pengarang

Jennifer Lukman Tanjung - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706103010034

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: investigasi kelompok, ketuntasan, pelestarian keanekaragaman hayati
Penelitian yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok
dalam Menuntaskan Belajar Siswa pada Materi Pelestarian Keanekaragaman Hayati di
Kelas VII SMPN 8 Banda Aceh” telah dilaksanakan pada tanggal 24 Mei sampai dengan
2 Juni 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran investigasi kelompok pada materi pelestarian keanekaragaman hayati di kelas VII SMPN 8 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 8 Banda Aceh yang terdiri dari 7 kelas, dan yang dipilih menjadi kelas sampel adalah kelas VII-3 sebagai kelas kontrol, dan kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok, masing-masing kelas berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes (pre-test dan post-test). Pengolahan data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan, ketuntasan belajar siswa pada materi pelestarian keanekaragaman hayati secara klasikal pada kelas eksperimen adalah 91.7%, sedangkan pada kelas kontrol hanya 41.7% dari jumlah siswa telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal(KKM) > 65. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran investigasi kelompok pada materi pelestarian keanekaragaman hayati dapat menuntaskan belajar siswa kelas VII SMPN 8 Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK