Sifat Antimakan Ekstrak Metanol Daun Tumbuhan Famili Lauraceae | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Sifat Antimakan Ekstrak Metanol Daun Tumbuhan Famili Lauraceae


Pengarang

Noratul Ikramah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0908103010044

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

581.634

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Lima sampel tumbuhan famili Lauraceae yaitu Persea americana, Cinnamomum burmannii, Litsea grandis, L. accendens dan Dehaasia sp. telah diuji aktivitas antimakannya terhadap bioindikator Ephilacna sparsa. Setiap sampel daun kering (400 g) diekstraksi dengan pelarut metanol selama 3×24 jam. Hasil ekstraksi masing-masing diperoleh ekstrak P. americana (27,52 g), C. burmannii (39,45 g), L. grandis (26,73 g), L. accendens (37, 23 g) dan Dehaasia sp. (49,52 g). Semua sampel tumbuhan tersebut mengandung alkaloid dan steroid, sedangkan kandungan saponin hanya di tunjukkan pada tumbuhan L. accendens. Berdasarkan metode daun cakram pilihan dapat disimpulkan bahwa semua sampel daun tumbuhan famili Lauraceae memiliki aktivitas antimakan di atas 50% mulai pada konsentrasi 1%, kecuali L. grandis yang menghasilkan persentase antifeedant index (AI%) 48 %.

Kata kunci:Lauraceae, antimakan, E. sparsa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK