IDENTIFIKASI STRUKTUR SESAR SUMATRA BERDASARKAN METODE GAYABERAT DI KAWASAN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IDENTIFIKASI STRUKTUR SESAR SUMATRA BERDASARKAN METODE GAYABERAT DI KAWASAN ACEH BESAR


Pengarang

T. RYKARD YUDHA P - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404107010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan peneltian dengan menggunakan metode gayaberat di kawasan Aceh Besar sepanjang Ie Su’eum hingga Lhoknga untuk mengidentifikasi struktur sesar Sumatra. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan instrumen Gravitimeter Scintrex CG-5 untuk mendapatkan nilai distribusi percepatan gayaberat. Data percepatan gayaberat yang terukur sebanyak 37 titik dengan total panjang lintasan 43 km. Untuk mendapatkan nilai anomali Bouguer lengkap dilakukan beberapa koreksi data termasuk koreksi drift, koreksi pasang surut, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi medan. Nilai data percepatan gayaberat berada pada interval nilai 4410.9 sampai 4530.4 mGal. Data anomali Bouguer lengkap sepanjang profil digunakan pemodelan maju (foward modeling) 2D menggunakan software Grav2DC. Hasil model menunjukkan adanya tiga jenis lapisan dengan batuan formasi dan nilai densitas yang berbeda-beda. Pada lapisan paling atas ditafsirkan sebagai batu gamping (? = 2,55 gr/cm3), batu pasir (? = 2,35 gr/cm3), batu kerikil (? = 1,70 gr/cm3), andesit (? = 2,61 gr/cm3), kemudian diikuti oleh batu lanau (? = 1,93 gr/cm3), dan batu pasir gampingan (? = 1,91 gr/cm3) sebagai lapisan menengah. Lapisan terbawah terdiri dari batuan granodiorit (? = 2,73 gr/cm3) dan batu pasir setempat (? = 2,63 gr/cm3). Hasil penelitian menunjukkan adanya dua sesar yaitu sesar turun (formasi yang berbeda) dan sesar naik (formasi yang sama) pada kawasan penelitian ini.

Kata Kunci : Metode Gayaberat, Densitas, Grav2DC, Sesar Sumatra.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK