<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4096">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS NILAI DIDAKTIS DALAM CERITA RAKYAT RNDI DAERAH ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Muntazar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul “Analisis Nilai Didaktis dalam Cerita Rakyat di Daerah Aceh Besar”. Masalah penelitian ini menyangkut struktur yang membangun cerita rakyat dan gambaran nilai didaktis yang terdapat dalam cerita rakyat di Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai didaktis yang terdapat dalam cerita rakyat Aceh Besar, lebih khususnya mendeskripsikan struktur yang membangun cerita rakyat di Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerita rakyat yang berkembang di Aceh Besar dalam beragam bentuk seperti legenda, mitos, dan dongeng. Cerita-cerita tersebut di antaranya, adalah sebagai berikut, (1) Muasal Krung Brôk, dari Lhoong, Kec. Lhong, Aceh Besar, (2) Pak Kasim dan Kancil, dari Desa Lhang, Kec. Darul Kamal, Aceh Besar, (3) Asal-Usul Desa Monjen, dari Desa Lempeuneun, Kec. Darul Imarah, Aceh Besar, (4) Raksasa, dari Desa Lambatee, Kec. Darul Kamal, Aceh Besar, (5) Panyot Kon, dari Desa Lempeuneun, Kec. Darul Imarah, Aceh Besar, (6) Baluqia, dari Desa Lamkawe, Kec. Darul Imarah, Aceh Besar, dan (7) Peudeuna, dari Desa Lampeuneuen, Kec. Darul Imarah, Aceh Besar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak atau penyimakan dan dibantu dengan teknik rekam. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai didaktis yang terkandung dalam cerita rakyat di daerah Aceh Besar, meliputi: harus sabar dan tegar menghadapi masalah, pintar melihat keadaan dan situasi, jangan mudah percaya pada orang lain, memilih sesuatu harus dilihat, dikaji, dan dipahami betul tentang pilihan itu supaya tidak celaka, jangan pernah mencelakai orang lain, dan harus patuh kepada orang tua.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FOLKLORE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FOLKLORE - ACEH  LITERATURE</topic>
 </subject>
 <classification>899.224 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>4096</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-02-14 16:29:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-01 09:49:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>