IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI JENIS-JENIS EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) BERDASARKAN TEMPAT PEMELIHARAAN INTENSIF DAN SEMI INTENSIF | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI JENIS-JENIS EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) BERDASARKAN TEMPAT PEMELIHARAAN INTENSIF DAN SEMI INTENSIF


Pengarang

Fitria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1308104010013

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.68

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan menghitung nilai prevalensi ektoparasit yang menyerang udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2017 sampai Maret 2018 pada lokasi pemeliharaan intensif di BPBAP Ujung Batee dan semi intensif di Gampong Lamnga, Aceh Besar. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Biologi Dasar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel udang dilakukan secara random sampling (acak). Sampel udang yang diperiksa sebanyak 120 ekor, masing-masing 30 ekor pada setiap ukuran dan lokasi pemeliharaan dengan interval ukuran 7-8 cm dan 17-18 cm. Pemeriksaan ektoparasit dengan memeriksa insang dan kaki renang pada udang. Data dianalisis dengan menggunakan rumus prevalensi dan Independent sample T test. Hasil identifikasi diketahui terdapat tiga jenis parasit dari filum Protozoa yaitu Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp.. Jumlah ektoparasit terbanyak di temukan pada lokasi pemeliharaan semi intensif dengan jumlah total 8122 individu, sedangkan pada lokasi intensif ditemukan sebanyak 5732 individu. Nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ insang terdapat pada pemeliharaan semi intensif pada udang berukuran 17-18 cm dengan rerata 87,7%, dan nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ kaki renang terdapat pada lokasi pemeliharaan semi intensif berukuran 17-18 cm dengan rerata 91%.

Kata kunci: Udang windu (Penaeus monodon), ektoparasit, prevalensi, intensif, semi intensif.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK