<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="40737">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIFITAS PAKAN FERMENTASI ASAL JAGUNG GILING, CANGKANG KEPITING, DAN KULIT UDANG TERHADAP DAYA TETAS TELUR PUYUH (CORTUNIX-CORTUNIX JAPONICA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rifqi Djuandika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>EFEKTIFITAS PAKAN FERMENTASI ASAL JAGUNG GILING, CANGKANG KEPITING, DAN KULIT UDANG TERHADAP &#13;
DAYA TETAS TELUR PUYUH (Cortunix-cortunix japonica)&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan melihat efektifitas pakan fermentasi asal jagung giling, cangkang kepiting, dan kulit udang terhadap daya tetas telur puyuh (Cortunix-cortunix japonica). Penelitian menggunakan puyuh berumur 1 bulan sebanyak 80 ekor. Sampel yang digunakan adalah telur puyuh. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan pakan dan 4 ulangan. Perlakuan P0 (pakan komersial); P1 (pakan komersial 90% dengan penambahan pakan fermentasi  10%); P2 (pakan komersial 85% dengan penambahan pakan fermentasi 15%), dan P3 (pakan komersil 80% dengan penambahan pakan fermentasi 20%). Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analysis of variance (ANOVA). Persentase (±SD) tingkat daya tetas telur 93,33% ± 0,00%, 96,87% ± 0,50%, 93,54% ± 0,96%, dan 92,85% ± 1,29%. Tingkat fertilitas P0, P1, P2, dan P3 berurutan adalah 93,75% ± 0,58%,  100% ± 0,00%, 96,87% ± 0,50%, dan 87,50% ± 1,16%. Tingkat mortalitas telur 96,67% ± 0,50%, 100% ± 0,00%, 100% ± 0,00%, dan 96,43% ± 0,50%. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan tepung cangkang kepiting dan kulit udang memiliki nilai tambah terhadap daya tetas telur puyuh. Untuk setiap perlakuan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemberian pakan fermentasi jagung giling, cangkang kepiting, dan kulit udang dalam konsumsi pakan puyuh berpengaruh tidak nyata (P&gt;0,05) terhadap tingkat fertilitas dan tingkat mortalitas telur, namun berpengaruh nyata (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REPRODUCTION - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>40737</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-05-28 13:56:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-01 08:32:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>