IPS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPERNTHINK PAIR AND SHARE RNPRESTASI BELAJARMATERI MOBILITAS PENDUDUKRNPADA SISWA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 3RNDEWANTARA. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IPS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPERNTHINK PAIR AND SHARE RNPRESTASI BELAJARMATERI MOBILITAS PENDUDUKRNPADA SISWA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 3RNDEWANTARA.


Pengarang

Nur Aisyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101140010

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Skripsi ini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share (TPS) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Mobilitas Penduduk Pada Siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Dewantara. jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rumusan permasalahan 1). Apakah melalui Model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Dewantara pada materi mobilitas penduduk?. 2).Bagaimana aktivitas guru dan respon siswa dalam belajar dengan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) pada materi mobilitas penduduk?.Tujuan Penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui apakah melalui Model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Dewantara pada materi mobilitas penduduk. 2). Untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru dan respon siswa dalam belajar dengan model Think Pair and Share (TPS) materi mobilitas penduduk. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 3 Dewantara berjumlah 28 orang yang terdiri dari 10 orang lali-laki dan 18 orang perempuan. Data diperoleh dengan cara melakukan tes, observasi kegiatan guru, observasi kegiatan siswa, dan sumber data terdiri dari peserta didik, pengamat, peneliti. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil tes akhir pada siklus I terlihat siswa yang memperoleh nilai ? 65 sebanyak 12 orang, sehingga diperoleh persentase siswa yang memperoleh nilai ? 65 adalah 43%, maka dengan demikian ditinjau dari segi hasil, pelaksanaan siklus I belum berhasil, dan harus dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II, hasil observasi yang dilakukan pengamat 1 dan 2 terhadap aktivitas guru diperoleh persentase nilai rata-rata adalah 86,43%. Berarti taraf keberhasilan aktivitas guru termasuk dalam katagori sangat baik. Berdasarkan data observasi pengamat 1dan 2 terhadap aktivitas siswa diperoleh persentase nilai rata-rata 82,85%. Berarti taraf keberhasilan aktivitas siswa berdasarkan observasi kedua pengamat termasuk dalam katagori sangat baik. Hasil pelaksanaan tes akhir pada siklus II terlihat bahwa siswa yang memperoleh nilai ? 65 sebanyak 27 orang, sehingga diperoleh persentase siswa yang memperoleh nilai ? 65 adalah 96%. Kriteria keberhasilan tindakan adalah jika ? 85% siswa mendapatkan nilai ? 65 pelaksanaan siklus II telah berhasil, dan tidak perlu dilanjutkan ke siklus selanjutnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK