VALIDASI ANALITIK DAN BIOLOGIS KIT ELISA KOMERSIAL UNTUK PENGUKURAN HORMON KORTISOL PADA FESES SAPI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

VALIDASI ANALITIK DAN BIOLOGIS KIT ELISA KOMERSIAL UNTUK PENGUKURAN HORMON KORTISOL PADA FESES SAPI ACEH


Pengarang

KHOIRIYAH SAFITRI SILALAHI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1402101010150

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dua jenis kit kortisol ELISA komersial, yaitu EIA-1887 dan EIA-K003-H5 dalam mengukur konsentrasi kortisol pada sampel feses sapi aceh. Sampel feses dikoleksi dari tiga ekor sapi aceh betina dewasa saat sebelum diberi cekaman (pre-stress) dan setelah diberi cekaman (post-stress) masing-masing tiga sampel. Sampel feses kemudian dikeringkan dan diekstrak menggunakan 3 ml metanol 80%, dan dilakukan uji validasi menggunakan kit EIA-1887 dan EIA-K003-H5. Uji validasi yang dilakukan terdiri atas validasi analitik (pararellism, akurasi, dan presisi) dan validasi biologis. Konsentrasi metabolit kortisol diukur menggunakan teknik enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Data hasil uji parallelism dianalisis menggunakan uji persamaan kemiringan, presisi dihitung % CV intra-assay dan inter-assay, akurasi dihitung % recovery, dan data hasil validasi biologis dianalisis menggunakan uji T. Hasil uji pararellism menunjukkan kurva sampel dari ekstrak feses yang diencerkan secara berulang tidak paralel dengan kurva standar untuk kit EIA-1887, sedangkan pada kit EIA-K003-H5 kurva sampel paralel dengan kurva standar. Akurasi kit EIA-1887 dan kit EIA-K003-H5 masing- masing adalah 103,43±7,85% dan 99,76±3,77%. Presisi (% CV intra- dan inter-assay) pada kedua kit tersebut adalah kurang dari10%. Hasil uji validasi biologis menggunakan kit EIA-1887 menunjukkan konsentrasi metabolit kortisol yang terukur antara kondisi pre-stress dan post-stress tidak berbeda secara signifikan (P>0,05), sedangkan pada kit EIA-K003-H5, konsentrasi metabolit kortisol yang terukur pada post-stress secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pre-stress (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK