<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="40639">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS PEMBENTUKAN BIOFILM CANDIDA ALBICANS ATCC 10261 SETELAH DIKULTUR DALAM SALIVA PEROKOK PENGGUNA KAWAT ORTHODONTIK (IN VITRO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KEMAL FAHLEVI Z</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama		: Kemal Fahlevi Z&#13;
Fakultas	: Kedokteran Gigi&#13;
Program Studi	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul		: Aktivitas Pembentukan Biofilm Candida albicans ATCC 10261 &#13;
		  setelah dikultur dalam Saliva Perokok Pengguna Kawat &#13;
		  Orthodontik (in vitro)&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti terkait dengan aktivitas pembentukan biofilm C. albicans ATCC 10261 setelah dikultur dengan saliva perokok pengguna kawat orthodontik cekat. Penelitian ini adalah Jenis penelitian eksperimental laboraturium (in viltro). Pengambilan subjek dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Purposive Sampling pada mahasiswa Fakultas Teknik Kimia angkatan 2014, 2015, 2016, dan 2017 yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Metodelogi dalam penelitian ini meliputi pengumpulan saliva menggunakan metode spitting, pemeriksaan Fourier Transform Infrared (FT-IR), Pembuatan Candida albicans, Uji Biofilm Dengan Menggunakan metode Microtiter Plate Biofilm Assay dan Elisa Reader.. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji normalitas Pearson dan uji statistik Independen T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Menunjukkan OD persentase biofilm C. albicans pada waktu 24 jam terdistribusi pada skala Non-aktif (16%), lemah (19%), sedang (42%), dan kuat (23%). Sementara pada waktu 48 jam pada semua sampel menunjukkan pengaruh yang kuat terhadap pembentukan biofilm C. albicans (100%), sehingga menunjukkan saliva dari pengguna kawat orthodontik memberikan pengaruh terhadap pembentukan biofilm C. albicans pada 96-well mikroplate, khususnya pada waktu 48 jam dengan intensitas yang dominan.&#13;
Kata kunci : Candida albicans, biofilm, Orthodontik, saliva&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ORAL HYGIENE - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CANDIDIASIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>40639</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-05-22 14:11:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-15 08:38:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>