MODEL MATEMATIKA JUMLAH PEMAKAI NARKOBA DENGAN PROGRAM REHABILITASI UNTUK PEMAKAIAN RINGAN DAN BERAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MODEL MATEMATIKA JUMLAH PEMAKAI NARKOBA DENGAN PROGRAM REHABILITASI UNTUK PEMAKAIAN RINGAN DAN BERAT


Pengarang

Juli Parman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1308101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pertambahan jumlah pemakai narkoba di Indonesia setiap tahunnya mengalami
peningkatan yang sangat signifikan, sehingga masalah ini harus segera diatasi. Saat
ini pemerintah telah menyelenggarakan program rehabilitasi yang diharapkan dapat
mengurangi jumlah pemakai narkoba di masa mendatang. Untuk memprediksi
jumlah pemakai narkoba, dapat dilakukan dengan membuat model matematika
terhadap jumlah pemakai narkoba tersebut. Model yang digunakan adalah model
matematika berbentuk sistem persamaan diferensial orde satu yang merupakan
pengembangan dari model yang dibangun oleh Yuliza, dkk (2014). Dalam penelitian
ini, model tersebut telah di tambah dengan unsur-unsur pemakai ringan dan berat,
sehingga populasinya terdiri atas lima kelompok individu yaitu kelompok individu
yang rentan untuk memakai narkoba, kelompok individu pemakai ringan, kelompok
individu pemakai berat, kelompok individu yang direhabilitasi, dan kelompok
individu yang telah berhenti memakai narkoba. Model matematika yang terbentuk
dianalisis dengan melihat kestabilannya. Dari hasil analisis model matematika
tersebut diperoleh dua jenis titik kesetimbangan. Berdasarkan hasil simulasi
diperoleh bahwa dengan mengelompokkan pemakai narkoba menjadi pemakai ringan
dan berat, sedangkan yang direhabilitasi hanya pemakai berat, mengakibatkan jumlah
individu pemakai berat semakin berkurang, jumlah individu pemakai ringan juga
berkurang, sehingga cepat mencapai titik kesetimbangan dari model. Program
rehabilitasi mempengaruhi penyebaran pemakai narkoba, sehingga dengan
diterapkannya program rehabilitasi mengakibatkan penyebaran pemakai narkoba
semakin berkurang.

Kata kunci: narkoba, model matematika, titik kesetimbangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK