<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4017">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERITAAN KLAIM TARI TORTOR DAN GORDANG SAMBILAN SEBAGAI WARISAN BUDAYA MALAYSIA PADA HARIAN WASPADA (STUDI ANALISIS WACANA KRITIS PADA HARIAN WASPADA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali Mumin Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul Pemberitaan Klaim Tari Tortor dan Gordang Sambilan Sebagai Warisan Budaya Malaysia Pada Harian Waspada (Studi Analisis Wacana Kritis Pada Harian Waspada). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberitaan klaim Tari Tortor dan Gordang Sambilan sebagai warisan budaya Malaysia pada Harian Waspada. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis (critical discourse analysis) yang diterapkan oleh Norman Fairclough yang menitikberatkan pada analisis teks, analisis intertekstual, dan analisis praktik sosial. Teks berita yang menjadi fokus penelitian ini adalah berita yang terbit di Harian Waspada edisi 18 sampai 22 Juni 2012. Dari delapan teks berita yang dianalisis, peneliti menemukan berbagai macam wacana yang dikembangkan Harian Waspada terkait pemberitaan klaim Tari Tortor dan Gordang Sambilan yang dilakukan Malaysia. Sebagian besar teks berita cenderung menampilkan berita negatif yang menyudutkan Malaysia sebagai pihak yang melakukan klaim. Artinya, Harian Waspada dalam memproduksi teks berita cenderung memposisikan diri sebagai bagian dari khalayak yang merasa dirugikan dengan klaim yang dilakukan Malaysia. Selain itu Harian Waspada sebagai media massa telah menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial yang menghasilkan kebijakan baru pemerintah dalam melestarikan budaya nasional.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pemberitaan klaim Tari Tortor dan Gordang Sambilan, Harian Waspada, Analisis Wacana Kritis&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>NEWS - MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>070.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>4017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-02-11 11:03:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-02 14:35:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>