<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="40101">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH NILAI TUKAR, INFLASI, MODAL DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Goya Kala</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, inflasi, modal dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama kurun waktu tahun 1990 sampai dengan tahun 2015. Data pada penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia yang meliputi data nilai tukar rupiah terhadap dolar, inflasi,  pembentukan modal tetap domestik bruto, dan jumlah tenaga kerja. Analisis pada penelitian ini berdasarkan kepada Fungsi Produksi Cobb-Douglas dengan menggunakan metode ordinary least square (OLS) secara rekursif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara metode rekursif, inflasi dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Khususnya Inflasi berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui suku bunga dan modal. Namun, jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Artinya pemerintah perlu untuk menurunkan angka inflasi untuk dapat menurunkan angka suku bunga sehingga meningkatkan jumlah modal dan pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.&#13;
Kata Kunci: Nilai tukar. Inflasi. Modal. Tenaga kerja. Pertumbuhan Ekonomi. Fungsi Produksi Cobb-Douglas. Ordinary least square. Rekursif&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>40101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-04-17 13:01:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-19 12:08:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>