Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI DENGAN GANGGUAN FUNGSI HATI PADA PENDERITA ?-TALASEMIA MAYOR
Pengarang
FATHURRAHMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1408109010029
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Transfusi darah yang dilakukan secara berulang pada pasien ?-Talasemia Mayor dapat mengakibatkan penumpukan besi di organ hati. Hal ini dapat menyebabkan gangguan fungsi hati sehingga diperlukan obat kelasi besi yang berfungsi untuk mengikat besi dari dalam organ tersebut. Kepatuhan terapi kelasi besi sangat penting bagi pasien untuk mencegah terjadinya komplikasi pada organ hati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat kelasi besi dengan gangguan fungsi hati pada penderita ?-Talasemia Mayor di Instalasi Sentral Talasemia RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan metode cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode total sampling dan diperoleh sampel sebanyak 40 orang. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari – Februari 2018 di Instalasi Sentral Talasemia, Instalasi Farmasi, dan Instalasi Rekam Medik RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Kepatuhan terapi kelasi besi diperoleh dengan menggunakan kuisioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) dan melalui dokumentasi pengobatan pasien yang diperoleh dari Instalasi Farmasi. Gangguan fungsi hati ditentukan dengan melihat kadar SGOT dan SGPT yang diperoleh dari buku registrasi dan rekam medik pasien. Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat kelasi besi dengan gangguan fungsi hati menggunakan uji statistik Fisher exact test. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar pasien tidak patuh dalam mengkonsumsi kelasi besi (80%). Sebagian kecil (17,5%) pasien ?-Talasemia Mayor terdeteksi adanya gangguan fungsi hati. Hasil analisis dengan menggunakan uji Fisher exact test menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat kelasi besi dengan gangguan fungsi hati pada penderita ?-Talasemia Mayor. (P = 0,309)
Kata Kunci : ?-Talasemia Mayor, Gangguan fungsi hati, Kepatuhan konsumsi kelasi besi
Tidak Tersedia Deskripsi
GANGGUAN FUNGSI GINJAL PASIEN TALASEMIA BETA MAYORL YANG MENGGUNAKAN KELASI BESI ORAL DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Fanni Dwi Mailani, 2023)
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI DENGAN PERTUMBUHAN LINIER ANAK PENDERITA THALASEMIA BETA MAYOR DI SENTRAL THALASEMIA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (FANINA RIZKIA, 2017)
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI TERHADAP PERKEMBANGAN SEKS SEKUNDER PADA ANAK PENDERITA THALASEMIA BETA MAYOR DI SENTRAL THALASEMIA RSUDZA BANDA ACEH (Fahmiati Arifna, 2017)
ANALISIS HASIL AUDIOMETRI NADA MURNI PASIEN ANAK TALASEMIA β MAYOR YANG MENDAPAT TERAPI KELASI BESI DEFERASIROX DAN DEFERIPRONE (Hikmah Fitria, 2025)
HUBUNGAN KADAR SERUM FERITIN TERHADAP GANGGUAN FUNGSI HATI PADA PENDERITA ?- THALASSEMIA MAYOR DI INSTALASI SENTRAL THALASSEMIA DAN HEMOFILIA BANDA ACEH (Rizky Amalia Siregar, 2014)