PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH


Pengarang

Mulinda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306103020020

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Mulinda. 2017. Penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII MTsN 1 Banda Aceh.

(1) Dr. Cut Morina Zubainur, M,Pd. (2) Mukhlis Hidayat, S,Pd,. M.Kom.


Kata Kunci: Pendekatan realistic mathematic education, Kemampuan berpikir kreatif, Pecahan.

Kemampuan berpikir kreatif matematis amat diperlukan siswa untuk menghadapi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Kenyataan menunjukkan bahwa masih rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa, salah satu penyebabnya adalah karena pembelajaran lebih terfokus pada guru dan siswa kurang dilibatkan dalam menyelesaikan masalah yang diberikan guru. Berbagai aktivitas seperti mengemukakan gagasan, memikirkan cara, menyelesaikan masalah yang beragam, dan memunculkan sesuatu ide atau pengetahuan yang baru merupakan hal yang tidak biasa bagi siswa. Pendekatan Realistic Mathematic Education dapat dilaksanakan guru untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa, pendekatan ini memberikan siswa kesempatan untuk menemukan sendiri konsep matematika dengan menyelesaikan berbagai masalah kontekstual. Masalah kontekstual dijadikan sebagai sarana untuk mengawali pembelajaran sehingga memungkinkan siswa mencoba memecahkan masalah tersebut dengan caranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pembelajaran dengan pendekatan RME. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 MTsN 1 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan instrumen tes uraian harian. Kemampuan berpikir kreatif dalam penelitian ini diukur melalui empat indikator yaitu memahami masalah, kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk indikator memahami masalah dipenuhi oleh sebahagian besar siswa yaitu 17 dari 35 siswa pada pertemuan I, 18 dari 35 siswa pada pertemuan II dan 23 dari 35 siswa pada pertemuan III. Untuk indikator kefasihan dipenuhi oleh sebahagian besar siswa yaitu 27 dari 35 siswa pada pertemuan III. Untuk indikator fleksibilitas dipenuhi oleh sebahagian besar siswa yaitu 24 dari 35 siswa pada pertemuan III. Untuk indikator kebaruan 3 dari 35 siswa pada pertemuan III hanya mampu mencapai level 2.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK