Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI HUTAN MANGGROVE DAN BENCANA DI DESA LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR
Pengarang
Muhammad Fajrianda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200140037
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
333.751 1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Salah satu penyebab bencana banjir di pesisir pantai yaitu penebangan pohon mangrove, dan juga pengalihan fungsi tambak hutan mangrove menjadi lahan sawit atau kawasan penduduk. Oleh karena itu, konservasi hutan mangrove dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dampak bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Leuge terhadap konservasi hutan mangrove dan ancaman bencana sebelum dan sesudah terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami (Tahun 2004); mengetahui faktor yang mempengaruhi perubahan persepsi masyarakat Desa Leuge terhadap konservasi hutan mangrove; dan juga faktor dominan yang mempengaruhi persepsi masyarakat dalam konservasi hutan mangrove. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah masyarakat Desa Leuge dimana data penelitian didapat dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Leuge sudah memiliki kesadaran bahwa konservasi hutan mangrove memiliki hubungan dengan ancaman bencana yang terjadi setiap tahun. Hal ini dikarenakan masyarakat merasakan langsung dampak negatif sebagai hasil dari kerusakan lingkungan, sehingga mendorong masyarakat merubah pola fikirnya terhadap program konservasi. Persepsi ini berbeda dengan sebelum tahun 2004. Dalam hal ini, perubahan persepsi masyarakat Desa Leuge dipengaruhi oleh empat faktor yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya, dan kepemimpinan. Faktor ekonomi adalah faktor yang sangat dominan yang mempengaruhi perubahan persepsi masyarakat.
Kata kunci: persepsi, konservasi, hutan mangrove, konservasi hutan mangrove, bencana, Desa Leuge
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN STRATEGI CO-MANAGEMENT UNTUK MENANGGULANGI BENCANA BANJIR (IE TUARA) DI GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR (Syubbah Abdi, 2017)
ADAPTASI MASYARAKAT GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR TERHADAP BENCANA BANJIR PASANG (IE TUARA) (Teuku Youvan, 2015)
ANALISIS KONFLIK MANUSIA DENGAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS)DI KECAMATAN PEUNARON KABUPATEN ACEH TIMUR (Fahmy Armanda, 2017)
PENGELOLAAN HUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN PENGEMBANGAN HUTAN DESA DI MUKIM LUTUENG KECAMATAN MANE, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH (Ainul Mardhiah, 2016)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PETUGAS PENGAMANAN HUTAN (BENTARA HUTAN) KONTRAK DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Edi marzuki, 2025)