Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
CITY BRANDING KOTA BANDA ACEH SEBAGAI KOTA WISATA ISLAM DUNIA
Pengarang
Wulan Maulija - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110102010116
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “City Branding Banda Aceh sebagai Kota Wisata Islam
Dunia”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan city branding
Kota Banda Aceh sebagai Kota Wisata Islam Dunia dan untuk mengetahui faktor
pendukung dan faktor penghambat dalam melakukan city branding di Kota Banda
Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori bauran promosi
(promotion mix). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini yang menjadi informan penelitian adalah
staf di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh dan masyarakat
Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi,
dokumentasi dan wawancara semi terstrukstur. Data yang telah dikumpulkan
tersebut kemudian dianalisis dengan melakukan reduksi data, kemudian penyajian
data, dan verifikasi atau penegasan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang
didapat menunjukkan bahwa city branding Kota Banda Aceh dilakukan dengan
cara pengelelolaan yang dirancang oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Banda Aceh. Diantaranya adalah pemilihan tagline, pemberdayaan nilai unik,
menjaga sistem yang telah ada agar tidak terjadi penyimpangan, mengembangkan
para pelaku usaha, melestarikan sumber daya alam potensial, memberi edukasi
kepada masyarakat mengenai city branding, menciptakan success story kepada
wisatawan, dan menciptakan event-event. Disamping itu, city branding yang
sedang diterapkan di Banda Aceh memiliki faktor pendukung dan faktor
penghambat. Faktor pendukung dapat berupa mendapat dukungan dari Pemerintah
Pusat, dilaksanakan event-event baik di daam kota maupun diluar kota, dukungan
dari masyarakat Banda Aceh, dan adanya investor-investor yang menginvestasi di
Banda Aceh. Sementara itu, faktor penghambat dalam melakukan city branding
Banda Aceh adalah tidak adanya investor yang ingin menginvestasi di Banda
Aceh, tidak bersatunya segala aspek yang ada di Banda Aceh, tidak adanya
industri kreatif, dan promosi tidak berjalan secara konsisten.
Kata Kunci: City branding, Teori Bauran Promosi (Promotion Mix), Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
POSITIONING, DIFERENSIASI DAN BRAND COMPONENT TERHADAP KESUKSESAN BRANDING TAKENGON YANG DIMEDIASI OLEH DESTINASI WISATA KOPI (Miga Rizqan, 2022)
PERANCANGAN CITY HOTEL DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR ISLAM (DESTRI WULANDA, 2017)
IMPLEMENTASI BRANDING WISATA HALAL TERHADAP PELAKU WISATA DI KOTA BANDA ACEH (SUATU PENELITIAN TENTANG PELANGGARAN KHALWAT DI LOKASI WISATA) (Mia Destriani Barus, 2020)
PENGARUH CITY AUTHENTICITY TERHADAP MINAT KUNJUNG ULANG WISATA RELIGI DI KOTA BANDA ACEH DENGAN CITY IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (RIMA HUMAIRA MARDIAH, 2025)
PERANCANGAN CITY HOTEL DI BANDA ACEH (Vania Rahma Sapphira, 2019)