Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA UTARA)
Pengarang
PUTRI MAULIZA FONNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1303101010268
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan
Anak (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum
Kepolisian Daerah Sumatera Utara)
Putri Mauliza Fonna
2018
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
(vii,55) pp., bibl., tabl.,
Nursiti, S.H.,M.Hum
Perdagangan orang merupakan tindakan kejahatan kemanusiaan yang
terjadi dalam berbagai bentuk, salah satu diantaranya adalah perdagangan
anak, merupakan bentuk modern dari perbudakan manusia yang terjadi baik
dalam tingkat nasional maupun internasional. Dalam Pasal 83 Undangundang
Nomor35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menentukan
larangan perdagangan, menjual, menculik anak untuk kepentingan diri
sendiri atau untuk dijual. Peraturan mengenai pemberantasan tindak pidana
perdagangan orang telah diatur secara khusus dalam Undang-Undang
Nomor 21 Tahun 2007.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui modus
operandi tindak pidana perdagangan anak dan faktor terjadinya tindak
pidana perdagangan anak serta penanggulangan tindak pidana perdagangan
anak serta hambatan dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan
anak oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Perolehan data dalam penulisan skripsi ini dilakukan dengan
menggunakan metode penelitian hukum empiris atau metode penelitian
lapangan (field research). Pengumpulan data primer diperoleh dengan
melakukan wawancara dengan responden dan informan untuk selanjutnya
dianalisis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian yang telah
diidentifikasi dalam rumusan permasalahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi tindak pidana
perdagangan orang dilakukan melalui penculikan, perekrutan dan
pengangkatan anak. Upaya penanggulangan tindak pidana perdagangan
anak oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara terdiri dari upaya pre-emtif,
upaya preventif dan represif. Hambatan-hambatan seperti korban yang
masih takut melaporkan kepada pihak kepolisian dan tidak adanya
kerjasama antara dinas pemberdayaan perempuan anak dengan kepolisian
dan dengan negara yang dijadikan tujuan perdagangan anak.
Disarankan kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara agar
lebih banyak lagi melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga dan dinas
terkait dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya
perdagangan anak.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI LANGSA) (juwita dewi, 2024)
PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH ACEH (NANDA ILHAM, 2018)
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA KEPOLISIAN YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENADAHAN SEPEDA MOTOR (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLISI RESORT PIDIE) (zikra, 2016)
TINDAK PIDANA PENCULIKAN DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA API (widyan khalis, 2016)
TINDAK PIDANA PENGGUNAAN TENAGA LISTRIK SECARA MELAWAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIANNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN SEKTOR MEUREUDU) (M IKHSAN MAULANA, 2020)