PENGGUNAAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MEMBANGUN CITRA POLITIK CALON BUPATI AKMAL IBRAHIM DI ACEH BARAT DAYA DALAM PILKADA TAHUN 2017 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGGUNAAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MEMBANGUN CITRA POLITIK CALON BUPATI AKMAL IBRAHIM DI ACEH BARAT DAYA DALAM PILKADA TAHUN 2017


Pengarang

Firman Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210102010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencitraan politik Akmal Ibrahim melalui pesan-pesan Facebook yang disampaikan dalam membangun citra politik calon Bupati Akmal Ibrahim di Kabupaten Aceh Barat Daya dalam pilkada 2017. Penelitian ini menggunakan teori Dramaturgi yang berasumsi bahwa identitas yang disajikan kepada suatu khalayak pada suatu kejadian tertentu dan di tempat tertentu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian ini ialah Akmal Ibrahim dengan objek kajiannya penggunaan Facebook sebagai media komunikasi seorang aktor politik untuk membangun citra politiknya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap pesan-pesan Akmal Ibrahim di Facebook, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam rangka membangun citra politiknya guna menghadapi Pilkada tahun 2017 di Kabupaten Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim banyak memanfaatkan media sosial Facebook. Politik pencitraan melalui media Facebook ini terutama untuk menghilangkan kesan buruk terkait kasus korupsi yang dialami oleh Akmal Ibrahim yang ternyata tidak adanya pembuktian yang jelas terhadap kasus tersebut. Penyampaian pesan-pesan di media sosial Facebook oleh Akmal Ibrahim ditujukan kepada berbagai pihak lapisan masyarakat lainnya seperti nelayan, petani, PNS dan tokoh politikus baik lawan atau kawan politiknya. Politik pencitraan melalui Facebook yang dilakukan oleh Akmal Ibrahim selama ini dengan cara menjadikan media sosial Facebook sebagai wilayah depan dalam membangun citra politiknya yang dibaca dan diamati oleh masyarakat, sedangkan tujuan
dari pemanfaatan Facebook itu sendiri ialah membangun kembali citra politiknya yang diibaratkan oleh Erving Goffman sebagai upaya untuk mempersiapkan diri, atau berlatih untuk memainkan perannya di media Facebook.

Kata Kunci: Facebook, Media Komunikasi, Citra Politik, Akmal Ibrahim.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK