TOLERANSI DALAM MASYARAKAT ACEH TENGGARA (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN KELUARGA TERHADAP TOLERANSI DI DESA TANOH MEGAKHE DAN DESA TANAH MERAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TOLERANSI DALAM MASYARAKAT ACEH TENGGARA (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN KELUARGA TERHADAP TOLERANSI DI DESA TANOH MEGAKHE DAN DESA TANAH MERAH)


Pengarang

PUTRI SRI MALA MP - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310101010081

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Aceh tenggara merupakan daerah dengan penduduk paling beragam di provinsi Aceh, salah
satunya di desa Tanah Merah dan Tanoh Megakhe. Keragaman budaya yang berasal dari
perbedaan etnis dan agama menjadi kekayaan adat yang dimiliki masyarakat Aceh Tenggara,
tidak ada konflik besar yg lahir dari perbedaan ini. Tujuan dari penelitian ini ialah ingin
mengetahui pengalaman keluarga dalam menghadapi setiap perbedaan yang ada dalam
masyarakat majemuk di sekelilingnya. Penelitian ini menggunakan teori asimilasi yang
dikemukakan oleh Milton M Gordon sebagai alat untuk menganalisis pola interaksi yang baik
dalam masyarakat majemuk hingga akhirnya interaksi yang baik tersebut dikenal sebagai
toleransi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah fenomenologis dengan
pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 keluarga dari berbagai latar
belakang, 2 kepala desa dari Desa Tanah Merah dan Tanoh Megakhe dan 2 tokoh Agama. Hasil
penelitian menunjukan bahwa: (1) Dalam masyarakat yang multikultural, penerimaan terhadap
budaya baru diterima dengan baik oleh masyarakat itu sendiri, hal ini terbukti dalam 8 keluarga
yang selama ini mengaplikasikan interaksi yang baik dalam masyarakat. (2) meelalui beberapa
indikator terhadap pengalaman keluarga, terbentuknya interaksi yang baik dalam setiap
keluarga mencerminkan adanya nilai toleransi dalam setiap keluarga tersebut, dimana
masyarakat sekitar juga memberikan respon yang sama terhadap penerimaan.



Kata kunci: keluarga, toleransi dan masyarakat multikultural.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK