Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLIKASI BEBERAPA BENTUK FORMULASI TRICHODERMA SPP DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT
Pengarang
Muhammad Fazil - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1105101050101
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici (Fol) adalah salah satu patogen tular tanah yang
sangat berbahaya bagi tanaman tomat, hal itu dikarenakan patogen ini mampu bertahan dengan
jangka waktu yang lama di dalam tanah. Fol mampu bertahan dalam bentuk klamidospora
di dalam tanah sampai 10 tahun atau lebih. Cendawan ini akan menginfeksi tanaman tomat
mulai pada fase pembibitan y ang menyebabkan tanaman layu sampai mati sehingga akan
mengalami gagal panen.
Cara alternatif untuk mengendalikan cendawan Fol agar sesuai dengan kaidah
lingkungan adalah salah satunya secara biologi yaitu dengan memanfaatkan cendawan
antagonis sebagai agen biokontrol yaitu Trichoderma spp. Pembuatan formula agen
pengendali hayati dalam bentuk sediaan pelet dan cair bertujuan agar penggunaannya lebih
praktis pada saat aplikasi, dan jumlah biomassanya lebih terukur atau dapat terkontrol.
Selain itu, penggunaan cendawan antagonis untuk pengendalian secara hayati harus dalam
bentuk formula yang sesuai dan bahannya mudah didapatkan. Tujuan dilakukannya penelitian
ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi beberapa bentuk formulasi Trichoderma spp
dalam mengendalikan penyakit layu Fusarium pada tanaman tomat
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola non faktorial yang terdiri
dari 4 perlakuan dengan menggunakan 5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 unit tanaman.
Dengan demikian maka diperoleh 80 unit tanaman percobaan. Susunan perlakuan bentuk
formulasi berbahan aktif Trichoderma spp yaitu F0 = Kontrol (tanpa perlakuan),F1 =
Formulasi pelet daun katuk 3 g (+ 10 butir)/polibag, F2 = Formulasi padat jagung kering 3
g/polibag dan F3 = Formulasi cair produk komersil 100 ml/polibag. Paramater yang diamati
adalah masa inkubasi, persentase tanaman layu, tinggi tanaman tomat,waktu berbunga
tanaman tomat, jumlah buah tomat per tanaman, berat buah tomat per tanaman dan persentase
batang xy lem yang terdiskolorasi tanaman tomat.Aplikasi beberapa bentuk formulasi Trichoderma spp tidak memberikan pengaruh
yang nyata terhadap masa inkubasi, waktu berbunga, berat total buah per tanaman serta
jumlah buah per tanaman, namun mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap
persentase layu tanaman dan tinggi tanaman serta persentase batang yang xy lemnya
terdiskolorasi. Perlakuan terbaik terdapat pada aplikasi berbentuk formulasi pelet yang mampu
menekan penyakit layu hingga 33.00 %, selain itu aplikasi berbentuk formulasi pelet dan
formulasi cair juga mampu meningkatkan tinggi tanaman tomat, selanjutnya ke-tiga bentuk
formulasi Trichoderma spp tersebut yaitu formulasi pelet daun katuk, formulasi jagung serta
formulasi cair mampu menghambat persentase batang xylem yang terdiskolorasi dengan baik.
Tidak Tersedia Deskripsi
APLIKASI BEBERAPA BENTUK FORMULASI TRICHODERMA SPP DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT (Muhammad Fazil, 2018)
APLIKASI KASCING UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM (FUSARIUM OXYSPORUM F.SP LYCOPERSICI) PADA TANAMAN TOMAT (Junaidi, 2024)
KEEFEKTIFAN TRICHODERMA SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) (Putri Nindy Triutami, 2024)
EFEKTIVITAS KASCING DAN TRICHODERMA HARZIANUM UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA PERTANAMAN TOMAT (Dedi Darmansyah, 2024)
PEMANFAATAN FUNGI MIKORLZA ARBUSKULA (FMA) DAN TRICHODERMA HARZIANUM UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU (FUSARIUM OXYSPORUM F.SP LYCOPERSICL) PADA TANAMAN TOMAT (Nurul Hasanah, 2024)