<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="39583">
 <titleInfo>
  <title>KAPASITAS TAMPUNG LAHAN KERING YANG DITANAMI COVERCROP BRACHIARIA DECUMBENS (BEDE) DENGAN APLIKASI PEMBENAH TANAH (SOIL AMENDEMENTS) YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulana Firdaus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hijauan merupakan sumber pakan utama bagi ternak ruminansia, baik untuk hidup&#13;
pokok, pertumbuhan, produksi dan reproduksinya. Hijauan memiliki peranan yang sangat   &#13;
penting, karena hijauan mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ternak&#13;
ruminansia, sehingga untuk mencapai produktivitas yang optimal harus ditunjang dengan&#13;
peningkatan penyediaan hijauan pakan yang cukup baik kuantitas, kualitas maupun&#13;
kontinuitasnya. &#13;
Produktivitas lahan yang menjadi kendala bagi penyediaan pakan yang cukup  dapat&#13;
diatasi dengan optimalisasi pemanfaatan hijauan dengan memilih spesies rumput yang &#13;
mampu  beradaptasi  pada  kondisi lahan dengan tingkat kesuburan yang rendah dan tanggap&#13;
terhadap perlakuan pemupukan. Salah satu spesies tanaman rumput yang dapat&#13;
dibudidayakan dengan kondisi lahan demikian adalah spesies tanaman rumput bede&#13;
(Brachiaria decumbens). &#13;
Penelitian ini dilakukan di Desa Terebeh, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar&#13;
dan Laboratorium Penelitian Tanah Dan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah&#13;
Kuala. Penelitian ini berlangsung selama 60 hari, mulai tanggal 3 September 2016 sampai 29&#13;
Oktober 2016. &#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3&#13;
perlakuan yaitu (A) perlakuan dengan dosis biochar 10 ton/ha, (B) perlakuan dengan dosis&#13;
pupuk kandang 10 ton/ha, dan (C) perlakuan kontrol dengan dosis NPK 400 kg/ha. Setiap&#13;
perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang dihitung meliputi produksi berat segar&#13;
dan kapasitas tampung lahan. &#13;
Hasil analisis ragam pada produksi segar rumput bede (Brachiaria decumbens) umur&#13;
pemotongan 60 hari dengan perlakuan biochar dan pupuk kandang tidak berpengaruh nyata&#13;
(P&gt;0,05). Produksi segar meningkat pada perlakuan aplikasi biochar sedangkan pada&#13;
perlakuan pupuk kandang produksi segar menjadi sangat rendah. Berdasarkan kondisi lokasi&#13;
penelitian dan berat segar, diasumsikan kebutuhan hijauan ternak sebesar 10% dari bobot&#13;
badan (350 kg). Kapasitas tampung bila dikonversikan dengan menggunakan perkiraan unit&#13;
ternak, satu ekor sapi dewasa setara dengan 1,0 UT. Jumlah hijauan yang tersedia di padang&#13;
penggembalaan 50% dari total produksi hijauan, disebut proper use factor dan didefinisikan&#13;
dalam persentase</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>39583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-28 09:59:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-28 10:06:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>