ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL MESIN TANAM PADI (RICE TRANSPLANTER) DI DESA PIYEUNG ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL MESIN TANAM PADI (RICE TRANSPLANTER) DI DESA PIYEUNG ACEH BESAR


Pengarang

Farizan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305102010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Mesin tanam padi rice transplanter merupakan alsintan yang digunakan dalam mengupayakan peningkatan produksi padi. Kabupaten Aceh Besar menjadi salah satu daerah yang memperoleh bantuan mesin tanam bibit padi rice transplanter yang secara khusus diberikan kepada petani di Desa Piyeung. Penelitian yang dilakukan ini ingin melihat aspek kelayakan finansial penggunaan mesin tanam bibit padi rice transplanter dengan melakukan tinjauan pada penyediaan jasa sewa meyewa mesin. Analisis kelayakan finansial difokuskan pada kelompok tani Aneuk Laot Mulia sebagai pengelola jasa penyediaan mesin rice transplanter. Sebagai komponen utama dalam unit analisis finansial, tingkat suku bunga yang digunakan adalah 9 % sebagaimana penetapan Suku Bunga modal kredit pada Peraturan menteri Pertanian (PERMENTAN) Republik Indonesia No. 32 tahun 2016. Analisis dilakukan dengan simulasi 2 kali musim tanam pada tahun pertama dan 3 kali musim tanam pada tahun kedua sampai kesepuluh. Analisis finansial terdiri dari perhitungan Break Event Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net Benefit/Cost (Net B/C) Ratio, Internal Rate of Return (IRR), dan analisis sensitivitas. Dalam perhitungan yang dilakukan, keuntungan yang diperoleh oleh penyedia jasa sewa menyewa mesin dengan asumsi 2 kali musim tanam adalah Rp. 8.250.000, dan 3 kali musim tanam adalah Rp. 12.500.000,-. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, mesin tanam bibit padi rice transplanter layak untuk dikembangkan. Penyediaan jasa mesin mampu mencapai BEP pada saat pengolahan lahan mampu tercapai 10 ha/musim tanam dan nilai sewa Rp.2.380.952 ,-. Penerimaan dari Usaha jasa mesin rice transplater di masa yang akan datang menghasilkan Nilai NPV sebesar Rp. 66.983.652,- dengan rasio benefit/cost 2,41. Capaian IRR usaha penyediaan jasa alsintan selama 10 tahun diperkirakan 16,57 %. Pada bagian simulasi sensitivitas, kenaikan BBM tidak terlalu mempengaruhi kelayakan finansial mesin. Sensitivitas tampak terjadi pada biaya sewa menyewa dan perubahan luas lahan yang dioperasionalisasikan.


Kata Kunci : Mesin Tanam Padi, Analisis Kelayakan Finansial.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK