<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="39567">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN ONSET DAN SEDASI KETAMIN-XYLAZIN, KETAMIN-DIAZEPAM, DAN ZOLAZEPAM-TILETAMIN PADA KUCING LOKAL ( FELIS DOMESTICA) JANTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNASIR M YUSUF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PERBANDINGAN ONSET DAN SEDASI KETAMIN-XYLAZIN, KETAMIN-DIAZEPAM, DAN ZOLAZEPAM-TILETAMIN&#13;
PADA KUCING LOKAL (Felis domestica) JANTAN &#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan onset dan sedasi pada kucing jantan lokal (Felis domestica) yang dianestesi dengan ketamin-xylazin, ketamin-diazepam, dan zolazepam-tiletamin (zoletil) secara intramuskular. Penelitian menggunakan 9 ekor kucing yang diadaptasi selama 2 minggu dan secara klinis dinyatakan sehat. Kucing dibagi menjadi tiga perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri atas tiga kucing. Seluruh kucing dipuasakan selama 8-12 jam dan diberikan premedikasi atropin sulfat (0,02 mg/kg berat badan) secara subkutan 10 menit sebelum pemberian anestesi. Perlakuan I (K1) diinjeksi ketamin (10 mg/kg bb) dengan xylazin (1 mg/kg bb), perlakuan II (K2) diinjeksi ketamin (10 mg/kg bb) dengan diazepam (0,2 mg/kg bb), perlakuan III (K3) diinjeksi zoletil (10 mg/kg bb). Pengamatan dilakukan terhadap onset dan sedasi dalam satuan menit. Data onset dianalisis dengan uji ANOVA one way dan dilanjutkan dengan uji LSD, data sedasi dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata onset pada K1, K2, dan K3 adalah 5,33±1,53; 18,00±5,57; dan 8,67±4,04. Anestasi ketamin-diazepam tidak mempengaruhi kesadaran pada K2. Rata-rata sedasi pada K1 dan K3 adalah 94,67±26,08 dan 96,00±20,66. Kombinasi ketamin-xylazin memiliki waktu onset paling cepat sedangkan waktu sedasi tidak berbeda.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CATS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>39567</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-28 09:13:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-17 09:11:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>