<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="39455">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) BERSIFAT PROTEOLITIK PADA USUS AYAM PETELUR YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI AKBISPROB 4% BERDASARKAN ANALISIS GEN 16S RRNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AUGUSNAINI RAGIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) BERSIFAT PROTEOLITIK PADA USUS AYAM PETELUR YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI AKBISprob 4% BERDASARKAN ANALISIS GEN 16S rRNA&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah dan jenis bakteri asam laktat (BAL) yang bersifat proteolitik pada usus ayam petelur yang diberikan pakan fermentasi AKBISprob 4%. Penelitian ini menggunakan 12 ekor ayam petelur strain ISA Brown berumur 16 bulan. Sampel yang diambil adalah usus halus dan sekum. Sampel diambil pada hari ke 29 dari awal pemberian AKBISprob 4%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola searah dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan P0 (pakan komersial 324-2R 110 g); P1 (pakan fermentasi AKBISprob 4% yang diberikan setiap hari); P2 (pakan fermentasi AKBISprob 4% yang diberikan tiga hari sekali); dan P3 (pakan fermentasi AKBISprob 4% yang diberikan lima hari sekali). Identifikasi jenis BAL yang bersifat proteolitik dilakukan pada sampel usus halus dengan jumlah BAL tertinggi yaitu P2 dan P3. Identifikasi dilakukan berdasarkan analisis gen 16S rRNA melalui PCR-sekuensing. Rata-rata ±SD BAL (log10 CFU/g) proteolitik pada usus halus dan sekum pada perlakuan P0, P1, P2, dan P3 berurutan adalah usus halus 2,64±0,19; 2,69±0,09; 2,71±0,38; dan 3,09±0,20. Sekum 2,61±0,15; 2,87±0,57; 2,79±0,27; dan 2,88±0,27. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pakan fermentasi AKBISprob 4% tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap jumlah BAL proteolitik pada usus ayam petelur. Hasil dari lima sampel yang diisolasi dari usus halus P2 dan P3 ada dua jenis BAL yang teridentifikasi yaitu Bacillus cereus strain ATCC 14579 sebesar 93% dan Enterococcus gallinarum strain LMG 13129 sebesar 95% sesuai dengan gen yang ada di GenBank. &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FERMENTATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LACTIC ACID BACTERIA</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>39455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-27 09:10:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-11 14:52:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>