POLITICAL BRANDING BASUKI TJAHAJA PURNAMA DALAM BERITA PENISTAAN AGAMA DI METRO TV | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

POLITICAL BRANDING BASUKI TJAHAJA PURNAMA DALAM BERITA PENISTAAN AGAMA DI METRO TV


Pengarang

SITI SHARRAH DZUNDZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310102010092

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Marketing politik perlahan dengan pasti masuk kedalam Indonesia. Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama pada akhir November 2016 membuat warga Indonesia terkejut. Hal ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Metro TV sebagai televisi berita yang ikut memberitakan Ahok bahkan sempat dicap sebagai televisi yang mendukung Ahok. Tujuan penelitian Wacana Political Branding Basuki Tjahaja Purnama Dalam Berita Penistaan Agama Di Metro TV adalah untuk mengetahui deskripsi teks yang dibangun oleh redaksi Metro Hari Ini pada berita penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama. Untuk mengetahui model koginisi sosial dan konteks sosial pada pemberitaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama. Teori dan konsep yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Van Dijk. Penelitian ini merupakan penelitian kulitatif dengan sifat penelitian eksplanatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yakni studi pustaka dan hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah, tayangan Raising A Leader: Basuki Tjahaja Purnama di Metro TV bertujuan untuk memperbaiki citra Ahok yang dianggap intoleran dan menistakan agama Islam. Pada tayangan ini juga Ahok dicitrakan oleh Metro TV sebagai salah satu masyarakat yang mempunyai karakter pemimpin. Hal ini juga bertujuan untuk meluruskan polemik yang sudah terjadi di mayarakat yang menganggap jika Ahok merupakan pemimpin yang anti Islam. Tayangan ini juga berefek pada opini publik yang bisa berganti yang berawal tidak setuju menjadi setuju dengan Ahok. Hal ini dikarenakan tayangan dokumenter Raising A Leader: Basuki Tjahaja Purnama mampu mempengaruhi sisi afektif dari pemirsa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK